JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Hindari Kerumunan Massa, Polres Sukoharjo Batasi Penerbitan SKCK Hanya 100 Lembar Perhari

Antrian pemohon SKCK di Mapolres Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo
Antrian pemohon SKCK di Mapolres Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Sukoharjo membatasi penerbitan SKCK (Surat Keterangan Catatan kepolisian). Saat ini setiap hari dibatasi hanya 100 lembar perhari.

Melansir tribratanews, Jumat (5/6/2020), Polres membatasi penerbitan SKCK, yaitu 100 setiap harinya. Hal itu bertujuan tidak ada kerumunan yang berlebihan sebagai langkah pencegahan penularan COVID-19.

“Rata-rata pemohon SKCK untuk keperluan mencari kerja,” kata Aipda Erwin petugas pelayanan SKCK Polres Sukohajro.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

Menurut dia, terjadi peningkatan pemohon sejak Kamis 28 Mei. Saat ini perhari mencapai lebih dari 100 pemohon. Imbasnya banyak pemohon harus menunggu di luar karena untuk tempat duduk antrian tidak mencukupi karena tempat duduk disesuaikan dengan pola pyshical distancing.

Erwin menjelaskan antrian panjang itu terjadi kerana para pemohon SKCK banyak yang belum tahu bahwa untuk pengisian formulir sekarang menggunakan aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro Polda Jateng. Akibatnya petugas harus membimbing satu satu pemohon untuk pengisian formulir di aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro.

Baca Juga :  Bikin Deg-degan, Hasil Pengundian Akhirnya Paslon EA Memperoleh Nomor Urut 1 Sedangkan Joswi Dapatkan Nomor Urut 2, Resmi Terpasang di APK 26 September Mulai Kampanye

“Jika pemohon sudah menginput data diri di aplkasi tersebut, setiap pemohon hanya membutuhkan waktu 3-5 menit,” jelas dia. Aria