JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kasus Positif Covid-19 di Grobogan, Sempat Melandai, Hari Ini Bertambah Tiga Orang

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Endang Sulistiyoningsih. Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gelombang penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) kembali menggema di wilayah Kabupaten Grobogan. Kurva covid-19, sempat melandai satu hari pada Kamis (25/6/2020) lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan menyatakan jumlah pasien positif virus corona melonjak lagi pada Jumat (26/6/2020), yakni ada tiga kasus dalam sehari.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Endang Sulistiyoningsih, menyampaikan, pada Jumat (26/6/2020), ada penambahan tiga kasus positif covid-19.

“Berdasarkan hasil uji swab pada hari ini, di Kabupaten Grobogan ada penambahan tiga orang dinyatakan positif terinfeksi covid-19,” terang Endang, Jumat (26/6/2020) sore.

Baca Juga :  YKAN Dorong Praktik Budi Daya Udang Ramah Lingkungan

“Ketiga orang yang terinfeksi covid-19 di antaranya, seorang perempuan berusia 57 tahun berinisial S berasal dari Desa Sugihan, Kecamatan Toroh. Selanjutnya, seorang laki-laki berusia 39 tahun asal Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo berinisial J, dan yang terakhir seorang laki-laki berusia 41 tahun asal Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu,” sambung Endang.

Lebih detail, Endang menyebutkan, adanya penambahaan tiga kasus  positif terinfeksi covid-19, jumlah total 78 kasus covid-19.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 orang meninggal dunia, 24 orang dinyatakan sembuh, 40 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga :  Jika Dinilai Berbahaya, Gubernur Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Pertimbangkan Usulan Penundaan Pilkada Serentak 2020

“Adanya penambahan ini, jumlah total kasus positif sebanyak 78 kasus,” imbuh dia.
Endang juga menyampaikan, kasus positif covid-19 di Kabupaten Grobogan pada Kamis (25/6) tidak ada penambahan. Hanya saja terdapat 1 orang yang meninggal lantaran virus tersebut.

“Satu pasien positif yang meningal dunia yakni warga Kecamatan Tegowanu yang sebelumnya di rawat di RS Telogorejo Semarang,” terang Endang.

Untuk diketahui, salah satu faktor yang menyebabkan adanya kenaikan kasus positif covid-19 terkait dengan pelaksanaan rapid test massal di sejumlah tempat keramaian dan perkantoran di wilayah Kabupaten Grobogan. Satria Utama