JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ngeyel Tak Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak di Luar Rumah Siap-siap Dibina Satpol PP Solo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus menggalakkan razia tertib bermasker untuk warga Kota Solo yang berada di luar rumah. Foto: JSNews/Prihatsari
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus menggalakkan razia tertib bermasker untuk warga Kota Solo yang berada di luar rumah. Razia tersebut semakin diketatkan di sejumlah kawasan wajib bermasker, termasuk di Balaikota Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kawasan Balaikota Solo merupakan salah satu kawasan wajib bermasker di Kota Solo. Selain itu, Balaikota Solo juga merupakan kawasan wajib jaga jarak.

“Ini kan termasuk dalam penerapan protokol kesehatan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Jika ada yang tidak tertib memakai masker dan tidak jaga jarak ya ditertibkan, jika masih ngeyel diberi pembinaan di Kantor Satpol PP,” tegasnya, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga :  Hadapi New Normal, Pemkot Solo Izinkan Pelaksanaan Resepsi Pernikahan Sesuai Protokol Kesehatan

Sementara itu, beberapa kawasan publik lain yang merupakan kawasan wajib bermasker diantaranya Plaza Manahan dan Taman Jayawijaya.

Ditambahkan Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Solo, Agus Sis Wuryanto, sampai saat ini petugas gabungan bersama Satpol PP Solo masih gencar melakukan razia wajib bermasker.

“Kita terus razia tanpa bosan. Namun saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah semakin tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Antisipasi Pelanggaran Tahapan Pilkada, Bawaslu Solo Buka Posko Aduan

Meskipun marak pesepeda massal, lanjut Agus, mereka sudah mulai sadar pentingnya menggunakan masker.

“Sekarang sudah minim pelanggaran. Meskipun ada ya manusiawi, tinggal sedikit. Setidaknya tinggal sekitar 12 persen saja yang masih tidak menggunakan masker,” ucapnya.

Agus mengutarakan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap arti pentingnya memakai masker tersebut terjadi tiga pekan terakhir.

“Namun kami tetap akan melakukan patroli. Kita patroli mobile rutin sekaligus sosialisasi dan memberikan himbauan terus menerus,” tukasnya. Prihatsari