JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Penyaluran Bansos di Semarang Periode Juni Ditargetkan Selesai tanggal 29 Juni

Warga saat antri mengambil bansos Rp 100.000 di balai desa Tlogotirto, Rabu (21/11/2018). Foto/Wardoyo
Ilustrasi pembagian Bansos. Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang mulai mengebut pengepakan sebanyak 120 ribu paket sembako bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang agar segera didistribusikan ke masyarakat. Proses pengepakan dipusatkan di hall Balai Kota Semarang, Selasa (23/6/2020).

Sebelumnya, Pemkot Semarang telah merencanakan perpanjangan pemberian bansos menyesuaikan dari Kementrian Sosial yang mana bantuan sosial tunai (BST) rencananya juga akan diperpanjang hingga Desember mendatang. Hanya saja, nominalnya berbeda dari sebelumnya.

Pihak Dinsos Kota Semarang mentargetkan proses distribusi bansos periode Juni ini akan rampung pada Senin (29/6/2020) mendatang. Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar, untuk periode ini, pihaknya menyiapkan 120 ribu paket sembako pada periode Juni. Jumlah tersebut memang tidak sebanyak dari bulan sebelumnya yang mana mencapai 160 ribu paket sembako.

“Dalam pengepakan bantuan, petugas kami dibantu oleh sejumlah relawan. Dalam satu hari, kami mampu mengemas hingga 8.000 dus sembako. Tak hanya mengemas saja, para relawan dan petugas Dinsos harus memastikan sembako dalam kondisi baik,” terang dia, siang ini.

Baca Juga :  Edukasi Disiplin Protokol kesehatan Sasar Sopir Angkot Kota Semarang

Lebih lanjut, Muthohar, menjelaskan, bantuan periode Juni ini sudah didistribusikan mulai Senin kemarin. Dalam satu hari, petugasnya dapat mendistribusikan untuk dua kecamatan.

Muthohar juga menyampaikan, sebelumnya Pemkot merencanakan pemberian bantuan hanya tiga bulan. Namun, pemberian bantuan akan diperpanjang hingga Desember mendatang dengan bentuk bantuan yang sama yakni sembako berupa beras, susu, mie, dan roti dengan nilai sekitar Rp 100 ribu per satu paket sembako.

“Periode pertama, berasnya hanya 2,5 kg. Sekarang sudah 5 kg. Untuk besok hingga Desember kami masih menunggu arahan,” tambahnya.

Nanti BST akan sampai Desember, tapi tidak sebesar Rp 600 ribu lagi tapi Rp 300 ribu,” tambahnya.

Baca Juga :  Lawan Kotak Kosong, Inilah Kesiapan Paslon Hendi-Ita

Ia juga menyampaikan, selama ini memang banyak pengaduan yang masuk ke Dinas Sosial terkait BST. Warga Kota Semarang sebenarnya sudah menerima bantuan baik dari Pemkot maupun Pemprov, tapi mereka berkeinginan mendapatkan BST. Hal ini lantaran nominal BST cukup tinggi jika dibanding bansos yang diberikan berupa sembako baik dari Pemkot, Pemprov, ataupun pihak lain.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menambahkan, jumlah bantuan secara keseluruhan pada periode Juni memang tidak sama seperti periode Mei. Menurut orang nomor satu di Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini, pada Mei lalu, jumlah keseluruhan bantuan baik dari dari Kementrian Sosial, Pemerintah Provinsi, dan Pemkot sebanyak 379 ribu bantuan. Pada periode Juni, hanya sekitar 245 ribu.
“Maka, selisih 100 ribuan itu, kami minta sisir dari keluarga yang dianggap sudah kecukupan,” kata Hendi. Satria Utama