JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sudah Gagal Merampok, 3 Perampok Ini Tewas Saat Melawan Petugas dengan Senjata Api Rakitan

ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Tiga orang perampok nasabah bank ditembak mati oleh Polisi lantaran melawan dengan senjata api rakitan saat hendak ditangkap petugas.

Ketiga perampok yang tewas berinisial BS, RR dan AMT. Ketiganya merupakan bagian dari 12 komplotan yang akhirnya berhasil dikukut polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Komplotan tersebut beraksi merampok nasabah bank di Bojong Sari, Depok, Jawa Barat, dan kejadiannya sempat viral sebulan lalu.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam perampokan itu.

Di antaranya, mencari korban dengan berpura-pura sebagai nasabah bank, pembuntutan, pengempesan ban mobil korban hingga menjadi eksekutor.

Baca Juga :  Pertemuan Ketum Partai NasDem dan Golkar, Surya Paloh: Kunjungan Romantisme  Masa Lalu

“Kami melakukan penyelidikan satu bulan dan kami menangkap pelaku ada 12 orang yang berhasil kita tangkap,” kata Nana dalam konferensi pers secara daring di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Adapun seluruh pelaku ditangkap terpisah di daerah Depok dan Tangerang pada 13-14 Juni 2020.

Nana mengatakan, tiga orang tersangka harus mendapatkan timah panas dari kepolisian setelah melawan dengan senjata api rakitan saat ditangkap.

Sementara sembilan tersangka lainnya yaitu WA, YS, DF, DD, DD, H, T, E dan S ditangkap tanpa perlawanan oleh polisi.

“Ketika dalam penangkapan mereka dipersenjatai senjata api dan kami melalukan tindakan tegas terukur terhadap tiga pelaku dan meninggal dunia karena melawan ke petugas saat pengembangan kasus atau saat ditangkap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Elektabilitas Ganjar dan Anis Terkerek Naik, Prabowo Cenderung Turun

Di sisi lain, Polisi kini masih memburu tiga DPO lainnya dari sindikat ini tersebut.

“Kita cari tiga DPO yang sedang kami terus lacak keberadaanya dan diantara ketiga DPO insialnya A, AM dan H,” jelasnya.

Lebih jauh, Nana mengatakan sindikat tersebut diketahui bukan kali pertama beraksi melakukan kejahatan perampokan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Menurutnya, satu orang tersangka bahkan seorang residivis kasus serupa.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com