JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Supaya Aman Bertugas, Tenaga Medis Wajib Terpenuhi Kebutuhan APD-nya

Penyerahan bantuan APD dari Dinkes Jateng kepada Puskesmas di Wonogiri. Foto : istimewa

IMG 20200604 WA0059
Penyerahan bantuan APD dari Dinkes Jateng kepada Puskesmas di Wonogiri. Foto : istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tenaga medis yang menjadi garda depan saat pandemi COVID-19 berlangsung wajib terpenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) nya. Hal itu penting suoaya mereka aman saat bertugas.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo mengungkapkan hal itu di sela penyaluran bantuan APD kepada tenaga medis di Wonogiri.

“Para tenaga medis ini butuh aman. Jadi membutuhkan APD yang cukup, agar saat bertugas di lapangan bisa terjaga keamanannya,” ujar dia, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga :  Nekat Mau Gelar Hajatan Pernikahan Hingga Sebar Ratusan Undangan di Kecamatan Ngadirojo Wonogiri Akhirnya Didatangi Forkopimcam, Acarapun Batal Dihelat

Menurut dia, di Jateng cukup banyak tenaga medis yang terpapar COVID-19. Di sisi lain sudah banyak bantuan APD dari berbagai pihak. Hanya saja untuk menekan terjadinya kekurangan, DPRD Provinsi Jateng mengawal langsung pendistribusian bantuan APD dari Dinas Kesehatan Jateng.

Pihaknya juga mengapresiasi Pemkab Wonogiri yang bisa menekan penularan virus Corona. Hasilnya, Wonogiri termasuk terendah angka jumlah pasien positif COVID-19 di Jateng, kendati jumlah pemudik di Wonogiri cukup tinggi.

Baca Juga :  Tak Hanya Sekali, Dalam Sehari Satpol PP dan Tim Gabungan Gelar 2 Kali Razia Penerapan Protokol Kesehatan dan Ketaatan SE Bupati Selama PSBB alias PPKM di Wonogiri

Dari Dinas Kesehatan Jateng, total bantuan untuk Wonogiri sebanyak 4.050 masker bedah, 60 masker N95, 670 sarung tangan, 102 google, 224 face shield dan 30 disposible cap. Bantuan didistribusikan ke seluruh Puskesmas yang ada di Wonogiri.

Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri Adhi Dharma menuturkan Wonogiri menempati posisi 31 dari 35 kabupaten/kota di Jateng Wonogiri untuk jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Aria