JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

3 Pedagang Terinfeksi Virus Corona, Mulai Hari Ini Pasar Suronegaran Purworejo Ditutup Sementara

Ilustrasi positif corona. Pixabay

PURWOREJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah menjadi klaster penularan virus corona atau covid-19. Ratusan pedagang di sejumlah daerah seperti di Kota Semarang, Kota Solo, Kabupaten Kendal, Boyolali, Grobogan, terinfeksi virus corona.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, sejumlah pemerintah daerah menggulirkan kebijakan penutupan sementara pasar guna strelisasi, penataan dan peningkatan pengawasan disiplin protokol kesehatan.

Terbaru, penularan covid-19 di pasar tradisional juga terjadi di Kabupaten Purworejo.

Tiga pedagang Pasar Suronegaran yang terletak di Kecamatan Purworejo telah dinyatakan positif  terpapar covid-19.

Pemerintah Kabupaten Purworejo langsung mengambil langkah tegas guna penutupan sementara pasar tersebut. Penutupan sementara diberlakukan selama dua hari, yakni mulai Sabtu (18/7/2020) hingga Minggu (19/7/2020).

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin, mengungkapkan, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo telah memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas warga di Pasar Suronegaran.

Baca Juga :  Tertangkap Hendak Tawuran, Puluhan Remaja di Gemuh Dikukut Polisi. Baju Langsung Dilucuti, Polisi Amankan Senjata Tajam dan Kayu Bermata Paku

“Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Pasar Suronegaran akan ditutup selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu, untuk dilakukan sterilisasi,” ungkap dia, kemarin.

Ditambahkan, pihaknya juga berencana untuk menggelar tes swab di sejumlah balai desa selain terus melakukan rapid test. Tujuannya sebagai deteksi dini sekaligus mencegah penularan virus corona.

“Masih ada kuota 2.000 (unit alat) RDT (Rapid Diagnose Test) bagi masyarakat, dan ini akan kita maksimalkan,” ungkapnya.

Tolkha memaparkan, tercatat ada 2.256 Orang Dalam Pemantauan, 2.1209 orang di antaranya dinyatakan lulus, dan 45 orang masih berstatus dalam pemantauan. Selain itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 52 orang, 39 orang telah sembuh, dua orang masih dirawat, dan 11 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Desa Jetak Butuh Sokongan Pemerintah untuk Jadi Desa Wisata

Sementara, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 90 orang, terdiri 13 orang yang masih menjalani isolasi mandiri, dua orang dirawat, dan 75 orang dinyatakan sembuh. Jumlah warga yang telah menjalani uji swab mencapai 709 orang, 603 orang di antaranya negatif, dan tujuh orang masih menunggu hasil.

Tolkha juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian.

“Pada masa adaptasi kebiasaan baru ini, tak sedikit warga yang mulai abai, dan mengendurkan kedisiplinan protokol kesehatan. Maka pengawasan disiplin protokol kesehatan harus ditingkatkan,” imbuh dia. Satria Utama