JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Antisipasi Letusan, Jalur Evakuasi di Kaki Merapi di Diperbarui

Gunung Merapi ketika mengeluarkan awan panas letusan, Sabtu (9/11/2019) pukul 06.21 WIB / dok BPPTKG / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Jalur evakuasi di wilayah kaki Gunung Merapi bakal diperbarui. Hal itu dilakukan sebagai kesiapan dan langkah antisipasi menghadapi bencana di kaki gunung Merapi.

Camat Cangkringan, Suparmono menjelaskan bahwa jalur evakuasi secara keseluruhan di wilayahnya terbilang baik. Namun diakuinya bahwa ada ruas jalan yang rusak.

“Memang ada sebagian yang rusak, tapi tidak banyak. Kalau wilayah Kepuharjo atas malah bagus, saya naik sampai bunker, jalur evakuasinya sudah oke,” ujarnya Minggu (12/7/2020).

Ia mengungkapkan, ruas jalan yang rusak justru yang berada di bawahnya, yakni dari Kepuharjo ke Wukirsari.

Baca Juga :  Sudah Beraksi selama 5 Tahun, Korban Pelaku Fetish Bungkus Kain Jarik Capai 25 Orang, Lima Sudah Lapor Polisi

“Nanti (diperbaiki) bertahap, sebenarnya tahun ini sudah akan diperbaiki oleh PU tapi karena covid jadi mundur lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait kesiapan warga dalam menghadapi bencana Merapi, Suparmono menyatakan bahwa masing-masing desa sudah ada rencana kontijensi erupsi Merapi.

Bahkan sewaktu Merapi dinyatakan aktif pada minggu kemarin, pihaknya sudah mengumpulkan tokoh masyarakat dan warga di sana.

“Mereka jauh lebih bijak dibanding kita dalam melihat kondisi Merapi saat ini. Kesiapsiagaan sudah ada, aktivitas ekonomi masih normal, yang nyari rumput, masih nyari rumput. Yang penting tiga kilo dari atas sudah bersih (tidak ada aktivitas warga), mereka paham betul,” urainya.

Baca Juga :  Klaim Temukan Obat Covid-19, IDI Minta Polisi Ungkap Sosok Hadi Pranoto

Selain itu, di tiap desa juga sudah ada komunitas relawan bencana. Di mana setiap malam selalu ada relawan yang berjaga untuk mengamati Merapi.

Kesiapan lainnya adalah terkait barak pengungsian.

Camat Cangkringan mengatakan bahwa tiap desa sudah memiliki barak yang sewaktu-waktu siap dipakai. 

www.tribunnews.com