JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Pati Belum Bisa Diterapkan Pembelajaran Tatap Muka

Bupati Pati Haryanto. Istimewa

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi virus corona atau covid-19 masih melanda Kabupaten Pati. Otoritas pemerintah setempat terus bekerja keras sebagai wujud upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pati akan menunda pembelajaraan tatap muka di TPQ maupun sekolah. Hal itu diberlakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 dalam sektor pendidikan.

Bupati Pati Haryanto saat memberikan klarifikasi berita yang beredar di media sosial terkait penutupan TPQ di kantornya, belum lama ini, menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pati tidak menutup TPQ, namun mengimbau agar pengurus TPQ di Kabupaten Pati untuk menunda pembelajaran dengan tatap muka.

Baca Juga :  Kisah Trenyuh Penjual Kembang Tahu Dimyati. Usai Ditipu Bandit, Kini Daganganya Mendadak Laris Manis Selalu Diburu Setelah Diundang Kapolres Kebumen

“Nanti setelah kondisi normal, pembelajaran tatap muka secara bertahap akan dilakukan,” jelas bupati.

Ditambahkan, penundaan pembelajaran tatap muka semata-mata untuk mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat Kabupaten Pati.

“Kita harus waspada, harus hati-hati. Jangan menyepelekan agar tidak muncul klaster baru. Oleh karena itu, mohon dukungan dan pengertian masyarakat Pati,” pintanya.

Terkait hasil jajak pendapat yang ada di sosial media tentang respon masyarakat terhadap penundaan dibukanya TPQ, bupati menegaskan, jajak pendapat itu belum mewakili seluruh masyarakat Pati.

Baca Juga :  Marak Aksi Balap Lari Liar, Ganjar: Tak Kei Lapangan Mlayuo Sing Banter Le

“Tentunya sebagian masyarakat juga khawatir dengan kondisi pandemi ini dan berharap anak- anaknya untuk tetap di rumah,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, bupati mengajak organisasi masyarakat agar tidak terpancing dengan pemberitaan negatif yang beredar di sosial media terkait penundaan pembelajaran TPQ melalui tatap muka.

“Apa yang dilakukan Pemkab Pati untuk kebaikan bersama, agar anak- anak bisa terhindar dari penularan virus corona,” ujar Haryanto. Satria Utama