JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Embung Kledung, Destinasi Wisata Unggulan di Temanggung Mulai Dibuka

Sejumlah pengunjung objek wisata Embung Kledung yang berlokasi di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Temanggung. Istimewa

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Temanggung mulai dibuka. Memasuki era adaptasi kebiasaan baru, salah satua objek wisata alam Embung Kledung bisa kembali dikunjungi para wisatawan. Objek wisata yang berlokasi di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Temanggung.

Embung yang berlokasi di antara Gunung Sindoro dan Sumbing ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Cukup dengan biaya tiket masuk Rp5.000, wisatawan bisa menikmati pemandangan indah, serta menemukan beragam spot foto menarik yang sengaja disiapkan lokasi ini.

Sejak dibuka sekitar seminggu yang lalu, wisata Embung Kledung kembali ramai dikunjungi wisatawan, meskipun jumlah pengunjungnya tak sebanyak sebelum pandemi Covid-19. Pengunjung didominasi oleh wisatawan lokal, dan ada beberapa yang berasal dari luar Temanggung.

“Sebelum pandemi, jumlah pengunjung hari Senin sampai Jumat sekitar 50-an (orang) pengunjung per hari. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu sekitar 300-an (orang) lebih bahkan sampai 500-an (orang) pengunjung per hari. Setelah pandemi hari Sabtu-Minggu baru sekitar 300-an (orang) pengunjung,” ungkap Sabar (35), salah satu pengelola wisata Embung Kledung, saat ditemui di lokasi wisata, belum lama ini.

Baca Juga :  Pria Usia 50 Tahun Kejang-kejang dan Muntah Darah di Halte Bus Trans Semarang, Meninggal Tak Lama Usai Dibawa ke Rumah Sakit

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, pengelola wisata mewajibkan wisatawan yang datang untuk menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk lokasi wisata, dan tidak berkerumun.

“Pengunjung diharuskan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, jaga jarak antar pengunjung dan tidak berkerumun,” jelas Sabar.

Selain itu, pengelola wisata juga melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pengunjung sebelum memasuki area wisata. Sosialisasi penerapan protokol kesehatan juga terus dilakukan, baik melalui media tulisan maupun pengeras suara.

Sabar menambahkan, saat ini objek wisata alam Embung Kledung juga terus dikembangkan. Di antaranya dengan menambahkan fasilitas yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, seperti menyediakan beberapa spot foto unik dengan pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro, penambahan taman dan juga tersedianya lokasi camping.

Baca Juga :  Gerakan 14 Hari Serempak Memakai Masker Berkumandang di Pati

Dengan biaya Rp15.000 per orang, wisatawan bisa melakukan camping bersama teman ataupun keluarga di lokasi embung yang dibuka untuk umum. Wisatawan bisa membawa tenda sendiri atau menyewa tenda kepada pihak pengelola dengan biaya Rp 40.000-Rp 60.000 per tenda, tergantung kapasitas tenda yang disewa. Sabar mengatakan, ada sekitar 20-70 orang yang camping di lokasi Embung Kledung setiap malamnya.

“Hari Senin sampai Jumat sekitar 20 orang per malam, kalau Sabtu-Minggu bisa sampai sekitar 70-an orang,” imbuhnya.

Adinda (19), salah satu pengunjung dari Semarang, saat ditemui di lokasi wisata mengungkapkan, Embung Kledung sangat nyaman untuk dikunjungi.

“Tempatnya sejuk dan asri, bersih juga” ujarnya.

Adinda mengaku baru pertama kali ke lokasi wisata tersebut. Ia bersama dua orang temannya sedang melakukan perjalanan ke Wonosobo, mampir ke lokasi Embung Kledung sembari beristirahat. Satria Utama