JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Menengok Kiprah BUMDes Berkah Sejahtera Desa Dawung Sragen Yang Dapat Apresiasi dari Gubernur Ganjar. Sukses Rintis Program Subsidi Pasang WIFI Untuk Bantu Belajar Daring Siswa, Salurkan Bansos Hingga Sewa Lahan Pertanian

Penyaluran bansos Pemprov kepada warga 4 desa di BUMDes Berkah Sejahtera Desa Dawung (kiri). Salah satu siswa mengakses internet untuk belajar daring dari rumah berkat perangkat WIFI yang dipasang dengan program subsidi. Foto kolase/Wardoyo
Penyaluran bansos Pemprov kepada warga 4 desa di BUMDes Berkah Sejahtera Desa Dawung (kiri). Salah satu siswa mengakses internet untuk belajar daring dari rumah berkat perangkat WIFI yang dipasang dengan program subsidi. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski berada di desa perbatasan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Sejahtera di Desa Dawung ,Sambirejo, Sragen ternyata tak bisa dipandang sebelah mata.

Pasalnya, kendati belum genap setahun dirintis, BUMDes yang dipimpin Sunardi itu sudah mampu menelorkan berbagai program pemberdayaan yang mendongkrak aset BUMDes dan membantu masyarakat.

Untuk mengorek bagaimana strategi pengelolaan, JOGLOSEMARNEWS.COM mencoba mengorek informasi dari pimpinan BUMDes Berkah Sejahtera.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sunardi mengatakan BUMDes Berkah Sejahtera dirintis pada tanggal 29 Desember 2019 namun secara operasional baru aktif berjalan pada 1 Februari 2020 lalu.

Proses pendirian diawali dengan seleksi ketat untuk pengurus. Ia mengatakan pada awal pendaftaran, ada sekitar 40 orang yang mendaftar sebagai pengurus sebelum kemudian diseleksi dan terpilih lima orang dan dirinya didaulat sebagai ketuanya.

“Februari 2020 kita start, awalnya dari dana Rp 50 juta untuk modal usaha. Dana itu kita wujudkan untuk menjalankan program PPOB yaitu melayani jasa pembayaran tagihan online masyarakat. Mulai dari bayar air, listrik, pulsa dan PBB. Alhamdulillah berjalan lancar dan masyarakat merespon,” paparnya Sabtu (25/7/2020).

Sukses dengan rintisan PPOB, pihak desa kemudian mengamanahi BUMDes untuk mengelola gedung olahraga milik desa yang berada satu kompleks dengan BUMDes.

Baca Juga :  Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jateng Turun Drastis, Pegawai RSUD Harus Tetap Kerja Keras

Gedung olahraga itu kemudian dikelola untuk olahraga bulutangkis. Ada tiga lapangan yang disewakan dan pengelolaannya ditangani BUMDes.

Setelah itu, ia dan pengurus kemudian berinovasi dengan menggagas program pemasangan WIFI. Dari ide itu, muncullah program subsidi pemasangan WIFI untuk warga.

Program ini digagas untuk membantu menyediakan jaringan internet bagi siswa yang menjalani program belajar daring di masa pandemi covid-19.

Mengingat lokasi desa yang agak sulit sinyal, kehadiran WIFI dinilai sebagai solusi yang hemat dan memperlancar siswa dalam mengakses pembelajaran via daring dari rumah.

“Alhamdulillah sejak kita rintis belum lama ini, sudah ada 60 warga yang masang WIFI lewat program subsidi BUMDes. Karena biayanya kita subsidi. Kalau tarif normal habisnya Rp 800.000, warga hanya kita bebani membayar perangkatnya saja yaitu Rp 600.000. Sedangkan biaya pemasangan dan tenaga Rp 200.000, disubsidi dari BUMDes. Jadi meringankan warga juga,” terangnya.

Ketua BUMDes Berkah Sejahtera, Sunardi bersama pengurus saat menggelar rapat. Foto/Istimewa

Program subsidi WIFI itu mayoritas dipasang untuk warga yang memiliki anak sekolah, guru dan mereka yang membutuhkan akses internet di rumahnya.

Baca Juga :  Diiringi Hujan Air Mata, Ustadz Muda Habib MA Pimpinan Ponpes Shobo Guno Sragen Dimakamkan Pas Adzan Magrib. Ratusan Pelayat Menyaksikan dari Kejauhan

“Karena tujuan awal kita, program WIFI itu memang untuk membantu masyarakat. Jadi kita tawarkan subsidi agar meringankan masyarakat,” terangnya.

Setelah sukses dengan program dan inovasi di atas, Sunardi kini bersama para pengurus sudah menyiapkan planning untuk merambah usaha di sektor pertanian.

Konsep yang disiapkan yakni menyewa lahan untuk dikelola BUMDes guna diberdayakan untuk produksi pertanian dan peternakan.

“Arahnya kita untuk memproduksi baik itu ternak maupun produk pertanian. Sehingga bisa lebih luas lagi cakupan usahanya dan bisa makin berkembang. Kami sudah menyiapkan plan untuk bekerjasama dengan pihak SMK Pertanian di Kedawung sebagai mitra,” tandasnya.

Tim BUMDes saat memasang perangkat WIFI di rumah warga. Foto/Istimewa

Satu lagi, BUMDes Berkah Sejahtera juga mendapat kepercayaan ditunjuk menjadi satu dari total 55 BUMDes se-Sragen sebagai penyalur bantuan sosial (Bansos) dari Pemprov Jateng selama pandemi covid-19.

Bahkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memberikan apresiasi positif atas kelancaran penyaluran bansos yang ditangani BUMDes Berkah Sejahtera.

“Kami apresiasi. Kami juga pesan agar amanah yang kami berikan bisa disalurkan sesuai aturan, kualitas baik, ukuran sesuai dan tepat sasaran,” ujar Gubernur kepada JOGLOSEMARNEWS.COM . menanggapi penyaluran Bansos di BUMDes Berkah Sejahtera, Sabtu (25/7/2020). Wardoyo