JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kebakaran Toko Kimia di Laweyan Solo, Hingga Siang Ini Masih Terdengar Ledakan dan Terlihat Api, 4 Unit Damkar Dikerahkan

Tim laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang menggelar olah TKP di toko bahan kimia, Bratachem di Laweyan, Kamis (16/05/20) siang. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang menggelar olah TKP di toko bahan kimia, Bratachem di Laweyan, Kamis (16/05/20) siang. Kebakaran sendiri terjadi petang kemarin yang menghanguskan sebagian toko.

Selain dari Tim Labfor Mabes Polri Cabang Semarang,  Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono juga nampak berada di dalam toko bekas kebakaran.

Dari pantauan di lapangan, saat olah TKP masih terdengar suara leadakan dari lokasi gudang yang berada di belakang. Meski tak besar, namun suara ledakan terdengar hingga jalan raya.

Empat mobil pemadam kebakaran kembali dikerahkan, Kamis (16/7/2020). Foto: JSNews/Prabowo

Selain itu, juga terlihat api yang masih menyala diduga berasal dari bahan kimia yang terbakar. Empat unit mobil pemadam kebakaran pun langsung diterjunkan saat itu juga.

Baca Juga :  Gibran Kampanye Online dengan Virtual Box Campaign, Warga Antusias Keluarkan Uneg-uneg, Apa Saja?

“Dari depan toko sampai belakang memang isinya bahan mudah terbakar semua mulai alkihol, HCL, metanol, klorin dan banyak lagi. Kalau malam memang tidak ada yang jaga mas,” ungkap salah satu karyawan kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah toko bahan kimia yang berlokasi di kawasan Baron, Laweyan dilaporkan terbakar, Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

Sejumlah personil pemadam kebakaran sempat mengalami sesak napas akibat menghirup asap yang bercampur bahan kimia yang terbakar.

Berdasar informasi yang diterima Joglosemarnews, kebakaran pertama kali dilaporkan warga yang melintas di depan toko dan melihat adanya kepulan asap disertai suara ledakan dari bagian belakang toko.

Baca Juga :  Soal Status Seorang Tersangka Aksi Unjuk Rasa, Polisi Sebut Palu Digunakan untuk Pecahkan Batu, Lalu...
Tim laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang menggelar olah TKP di toko bahan kimia, Bratachem di Laweyan, Kamis (16/05/20). Foto: JSNews/Prabowo

Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Laweyan yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran.

Mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta tiba di lokasi sekitar pukul 19.05 WIB. Namun proses pemadaman baru bisa dilakukan 10 menit kemudian karena pintu gerbang toko yang baru bisa dibuka dengan kunci yang dibawa oleh kepala toko.

Setidaknya enam personel pemadam dilaporkan sempat mengalami sesak napas setelah menghirup asap dari bahan kimia yang terbakar.

Diketahui di dalam toko tersimpan pasokan sejumlah bahan kimia, seperti Klorin sebanyak 5 ton, Metanol 1 ton, Asam HCL 400 liter, Alkohol 1,5 ton, dan Etanol 400 liter. Prabowo