JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pasien Anak Positif Corona dari Semarang Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Solo

Ilustrasi positif corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Muncul Klaster baru penyebaran covid-19 di Kota Solo. Klaster baru penyebaran Corona muncul dari pasien anak positif covid-19. Pasien anak tersebut diketahui berasal dari Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih memaparkan, klaster baru tersebut diketahui setelah DKK Solo melakukan tracing dari pasien anak tersebut. Hasilnya, enam pasien positif Corona baru muncul dari klaster tersebut.

“Ini pengembangan pasien anak positif Covid-19 dari Semarang. Jadi kronologisnya, anak ini domisilinya di Semarang kemudian berkunjung ke sejumlah kerabatnya di Solo dan setelah itu jatuh sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Solo. Saat dilakukan swab diketahui hasilnya positif, makanya langsung kita lakukan tracing anak ini selama di Solo kemana saja dan lakukan swab, hasilnya enam orang positif,” papar Ning, Rabu (15/7/2020).

Baca Juga :  4 Pasangan Mesum Digerebek Saat Ngamar di Hotel Krusek Laweyan Solo. Saat Diamankan Dalam Kondisi Begini!

Ke enam pasien positif baru tersebut diantaranya empat orang berdomisili di Kelurahan Penumping, masing-masing berusia 43 tahun, 45 tahun, 21 tahun dan 18 tahun. Sisanya, dua orang pasien berdomisili di Kelurahan Karangasem, yakni perempuan berusia 48 tahun dan 14 tahun.

“Kondisi secara keseluruhan semuanya sehat. Jadi mereka melakukan isolasi mandiri,” imbuhnya.

Di sisi lain, klaster baru juga muncul dari pedagang Pasar Harjodaksino. Tiga orang yang diketahui memiliki kontak erat dengan salah satu pedagang yang meninggal setelah dirawat karena Covid-19 ternyata hasil swabnya juga menunjukkan hasil positif.

Baca Juga :  Nahas! Hendak Berangkat Kerja, Perempuan Muda ini Tewas Terlindas Truk Kontainer di Simpang Empat Lojiwetan Solo

“Sebelumnya tiga pedagang yang jualan di dekat dengan pasien Covid-19 yang meninggal itu kan kita swab di Rumah Sakit Umum Daerah Bung Karno (RSBK). Karena ketiganya sempat kontak, bahkan ada yang membantu saat pasien ini sakit. Dan hasilnya positif ketiga-tiganya. Tapi dari tiga ini hanya satu yang KTP-nya Solo, sedangkan yang dua merupakan Sukoharjo dan Boyolali,” tukasnya. Prihatsari