JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Nasib Gibran dan Bobby Nasution dalam Pilkada Akan Diumumkan PDIP Sabtu Besok

(kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta (13/4/ 2019) / tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

 

(kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta (13/4/ 2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib pencalonan putra sulung Presiden Joko Widodo dan menantunya, Gibran
Rakabuming Raka dan Bobby Nasution bakal diumumkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Sabtu (11/7/2020).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP, Bambang Wuryanto membenarkan nasib Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di Pilkada Solo dan Medan akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Saya pastikan dari 11 sampai dengan 18 juli ini akan diumumkan,” katanya dalam konferensi pers di ruang Fraksi PDIP DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga :  Prabowo Ingin Borong 15 Jet Tempur Bekas, Pengamat: Tak Sesuai Keinginan Jokowi

Bambang mengatakan, PDIP sudah menentukan jagoannya di 162 dari 270 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada tahun ini. Namun semuanya itu baru untuk level pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota.

Menurut Bambang, dalam menentukan calon kepala daerah yang akan diusung, PDIP membagi ke beberapa klaster. Klaster pertama adalah yang perolehan suara pemilu PDIP di atas 20 persen.

“Secara administratif bisa nyalon sendiri. Itu tinggal 12 dari 83 (daerah),”, tuturnya.

Baca Juga :  Polri: Kebanyakan Pelaku Penyelewengan Bansos Adalah Pejabat

Adapun klaster kedua adalah untuk daerah yang perolehan suara pemilunya antara 10-20 persen. “Ini mesti berkawan, koalisi,” tuturnya.

Sementara klaster ketiga adalah daerah yang perolehan suara pemilu PDIP di bawah 10 persen.

“Biasanya ini dukung dukung saja,” ucap dia.

Untuk pemilihan gubernur di sembilan Provinsi, PDIP belum menentukan sikapnya.

“Karena gubernur ini masih banyak lobi-lobi yang harus selesaikan. Kalau gubernur, PDIP (umumkan) agak belakangan dikit, lah,” ucap dia.

www.tempo.co