JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polisi Amankan Puluhan Motor Milik Pelaku Perusakan Tugu 3 Tugu PSHT Sragen. Kapolres Sebut Masih Mendata Pelaku, Minta Semua Menahan Diri!

Puluhan motor pelaku perusakan tugu PSHT diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Puluhan motor pelaku perusakan tugu PSHT diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan polisi sempat dikerahkan menghalau konvoi ratusan massa saat perusakan tugu PSHT di Gesi, Sragen, Minggu (5/7/2020) pagi.

Massa sempat terhalau dan diusir keluar wilayah Gesi. Puluhan polisi bahkan sempat menangkap para pelaku yang mayoritas mengendarai sepeda motor.

Selain itu, polisi dilaporkan juga mengamankan sekitar 50 kendaraan roda dua yang diduga digunakan pelaku konvoi.

Puluhan motor itu langsung diangkut dan diamankan di Mapolres sebagai barang bukti.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan dari informasi yang diterima, titik perusakan terjadi di tiga titik.

Baca Juga :  Dandim Sragen Segera Diganti. Tim Verifikasi dari Korem Sambangi Makodim Lakukan Pengecekan Akhir

Yakni di Kecamatan Gesi, Mondokan dan Sukodono. Menurutnya, permasalahan perusakan tugu yang terjadi di lapangan itu sudah ditangani pihak kepolisian.

Sehingga pihaknya meminta agar semua pihak bisa menahan diri agar tidak berkelanjutan yang bisa merugikan lebih banyak pihak.

“Kami menghimbau pada teman-teman ini sudah kami tangani. Mohon masing-masing mengerem diri jangan sampai berkelanjutan dan merugikan banyak pihak,” paparnya kepada wartawan saat ditemui di Mapolres, Minggu (5/7/2020).

Baca Juga :  Tertular dari Nenek Meninggal Positif, Bocah 10 Tahun di Tanon Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Sempat Menolak, Malam Ini Langsung Dijemput Didampingi Sang Ibu

Kapolres jug meminta masyarakat menyerahkan masalah tersebut pada pihak yang berwenang.

Target utama dalam hal ini menjaga kondusifitas di kabupaten Sragen. Kepolisian masih mendata pelaku perusakan maupun sepeda motor yang disita.

Untuk titik kerusakan tugu dan lambang perguruan silat masih dipetakan. Namun yang sudah terpantau yakni di Mondokan, Gesi dan Sukodono.

“Kami siapkan anggota, dan berkordinasi dengan forkompimda, malam ini kami rapat dengan forkompimda,” tukasnya. Wardoyo