JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terus Bertambah, 24 Orang di Solo Positif Corona, Kini Total 214 Kasus Didominasi Tenaga Kesehatan

Ilustrasi virus corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah pasien positif covid-19 warga Solo bertambah 24 orang, Senin (20/7/2020). Jumlah penambahan tersebut masih didominasi dari tenaga kesehatan (nakes).

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengungkapkan, dari penambahan pasien baru tersebut, 20 orang diantaranya berstatus nakes. Baik nakes maupun mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang selama ini praktek di Rumah Sakit Umum Daerah dr Moewardi (RSDM) maupun dari Rumah Sakit Kasih Ibu (RSKI).

“Dari 20 nakes, yang 13 itu yang dari RSDM dan yang tujuh dari RSKI. Itu semua masih hasil tracing yang sebelumnya,” paparnya.

Baca Juga :  Meroket Lagi, Positif Covid-19 di Solo Bertambah 12 Orang, Total 576 Kasus

Kemudian untuk empat kasus tambahan lainnya merupakan warga sipil. Keempat warga sipil tersebut yaitu dua Pasien Dengan Pengawasan (PDP) naik kelas dan dua lagi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diketahui positif setelah mengikuti rapid test massal dan hasilnya reaktif sehingga akhirnya diswab.

“Totalnya ada 24 orang. Dari Kelurahan Karangasem, Panularan, Sriwedari, Kerten, Tipes, Kauman, Manahan, Gilingan, dan Kadipiro masing-masing satu kasus, kemudian dua kasus di Kelurahan Purwosari, tiga kasus di Mojosongo dan Jebres tambah 10 kasus,” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama dan Kepercayaan Dukung Pilkada Damai untuk Kenyamanan Kota Solo

Dengan adanya penambahan tersebut, maka saat ini jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo menjadi 214 orang. Dengan rincian, sebanyak 92 orang menjalani rawat inap di rumah sakit, 65 orang karantina mandiri, 52 orang sembuh dan lima orang meninggal dunia.

“Selain pasien positifnya nambah, sebenarnya yang sembuh juga nambah. Kalau dibandingkan data Sabtu (18/7/2020), yang sembuh nambah tujuh orang. Ya semoga semakin banyak yang dinyatakan sembuh,” tukas Ahyani. Prihatsari