JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bapak dan Anak di Solo Positif Corona, Jadi Kasus Baru ke-334 dan 335

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Anggota keluarga yang terdiri dari bapak dan anak menjadi pasien positif covid-19 baru ke 334 dan 335 warga Solo per Senin (17/8/2020). Mereka merupakan warga Kelurahan Banjarsaru, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, positifnya kedua pasien baru tersebut diketahui setelah hasil swab mereka keluar.

“Awalnya si anak berstatus suspek dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit. Kemudian melihat ada gejala covid-19 pada si anak, akhirnya anak tersebut diswab. Kemudian si ayah yang selama ini menjaganya di rumah sakit juga turut diswab,” paparnya, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

Setelah hasil swab keluar, keduanya positif covid-19. Namun demikian, belum diketahui siapa dari dua anggota keluarga tersebut yang terpapar pertama kali.

“Bisa jadi memang anaknya dulu kemudian ayahnya tertular, atau dari ayahnya dan menulari anaknya, namun si ayah tidak bergejala sedangkan anaknya timbul gejala hingga akhirnya dirawat di rumah sakit,” imbuh Ning.

Sebelumnya, per Senin (17/8/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan tiga pasien baru pada Minggu (16/8/2020). Dua dari tiga pasien baru tersebut merupakan pasien suspek yang naik kelas setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Satunya dari hasil swab mandiri yang dilakukan di salah satu rumah sakit. Yang tiga ini, ada dari Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, kemudian dari Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon dan satu lagi dari Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari,” terangnya.

Baca Juga :  Bersama Bajo, Gibran-Teguh Deklarasikan Kampanye Damai

Di sisi lain, dengan penambahan tersebut, maka total kumulatif kasus Covid-19 sebanyak 335 orang. Rinciannya adalah 15 orang dirawat inap, 27 orang karantina mandiri, 279 orang sembuh dan 14 orang meninggal dunia. Sedangkan pasien suspek kumulatif mencapai sebanyak 1.066 orang. Terdiri dari 997 orang sembuh/discard, 16 orang dirawat inap, empat orang isolasi mandiri dan 49 orang meninggal dunia. Prihatsari