JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bocah Asal Banyubiru Kab Semarang Tersesat di Pasar Jongke Ditemukan Polsek Laweyan, Kisahnya Bikin Haru

Seorang bocah berinisial D (9) warga Kebondowo, Banyubiru, Kabupaten Semarang tersesat di kawasan Pasar Jongke, Solo, Minggu (02/08/20). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang bocah berinisial D (9) warga Kebondowo, Banyubiru, Kabupaten Semarang tersesat di kawasan Pasar Jongke, Solo, Minggu (02/08/20).

Beruntung, bocah laki-laki itu segera dijemput anggota Polsek Laweyan. Kasus itu sempat viral di media sosial, terlebih saat dijemput sang nenek.

Cerita haru pun muncul dari kisah tersesatnya bocah tersebut. Ternyata D selama ini tinggal bernama sang nenek, sementara ibunya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.

Baca Juga :  Terkait Kasus Penyerangan Anggota PSHT di Mojosongo, Polisi Bentuk Tim Khusus

Namun sebelum itu, D lebih dulu tinggal dan dititipkan di panti asuhan di Gentan, Sukoharjo. Tiga bulan terakhir sang bocah baru kembali ikut neneknya di wilayah Banyubiru, Kabupaten Semarang.

“Karena pandemi Covid-19, bocah itu kembali bersama neneknya. Namun beberapa waktu lalu di titipkan ke panti lagi,” kata Kapolsek Laweyan AKP Ismanto Yuwono mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai, Senin (03/08/20).

Baca Juga :  Beredar Kabar Gerakan Hitamkan Solo,  Ketua PSHT Solo: Kami Imbau Sedulur Agar Tidak Turun ke Jalan dan Warga PSHT di luar Solo Tak Perlu Datang ke Solo

Hanya saja, karena sudah nyaman tinggal bersama sang nenek, D lantas meninggalkan panti asuhan. Dia kemudian ditemukan tersesat di Pasar Jongke sebelum akhirnya diamankan ke Polsek Laweyan.

“Sudah dibujuk untuk tinggal di panti namun anaknya tidak mau. Mungkin sudah lama dan nyaman ikut neneknya di Semarang,” ungkapnya. Prabowo