JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Covid-19 Capai 3.308 Kasus, Dekan FK UI Sebut Sebagai Kondisi Kritis

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrian Syam mengatakan kondisi pandemi acovod-19 di Indonesia swmakin kritis.

Hal itu berdasarkan pada kasus harian infeksi Covid-19 yang  terus meningkat. Pada Sabtu (29/8/ 2020), mencatatkan rekor terbaru yakni mencapai 3.308 kasus.

Dia mengatakan kondisi penularan Covid-19 semacam itu tidak aman bagi masyarakat.

“Ini tidak aman, masyarakat jangan disuruh atau pada ngumpul-ngumpul. Tunda kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa,” ujar petinggi FKUI dia melalui pesan pendek pada Sabtu sore.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Pembiayaan Utang Melonjak, APBN Kita Berat

Sebelumnya, Jumat (28/8/ 2020), kasus harian Covid-19 paling tinggi yaitu 3.003 kasus. Namun, hari ini malah bertambah 305 dari hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga 29 Agustus 2020, kasus infeksi di Indonesia mencapai 169.195 dengan korban meninggal 7.261 orang.

Kasus tersebut tersebar di 478 kabupaten/kota, 34 provinsi.

Ari, yang juga praktisi klinis, membandingkan data kasus Covid-19 bulanan di Indonesia.

Pada Mei 2020, kata dia, terdapat 5.000 penambahan kasus infeksi Covid-19 per sepuluh hari. Sementara pada Juni 2020 penambahan tercatat 10.000 kasus per sepuluh hari.

Baca Juga :  Banjir Menerjang, 49 RT dan 23 Jalan di Jakarta Terendam

“Pada Juli 2020, per sepuluh hari kasus bertambah 15.000 hari. Dan bulan ini, Agustus 2020, per sepuluh hari bertambah 20.000 kasus infeksi, ini terus meningkat,” ucap Ari.

Dokter spesialis penyakit dalam tersebut juga mengimbau Pemerintah agar untuk sementara tidak mengizinkan kegiatan pengumpulan masyarakat.

“Pemda jangan mengizinkan kegiatan yang membuat masyarakat berkumpul,” tutur Dekan FKUI Ari Fahrian Syam dan menulis tagar #salamsehat dan #bersamamelawancovid19.

www.tempo.co