JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dramatis, Usai Dicekik dan Dikepruk Linggis Bertubi-Tubi oleh Perampok, Karyawati Toko Bangunan di Sumberlawang Sempat Pura-Pura Pingsan Lalu Kabur Cari Pertolongan Warga

Penampakan pelaku perampokan di Toko Bangunan Tiga Putra Sukses di Pendem, Sumberlawang Sragen yang terekam CCTV sesaat sebelum memperdaya penjaga toko. Foto/Wardoyo
Penampakan pelaku perampokan di Toko Bangunan Tiga Putra Sukses di Pendem, Sumberlawang Sragen yang terekam CCTV sesaat sebelum memperdaya penjaga toko. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Aksi perampokan Toko Bangunan Tiga Putra Sukses (TPS) di perempatan menuju Gunung Kemukus tepatnya di Dukuh Barong RT 6, Desa Pendem, Sumberlawang, menyisakan cerita dramatis.

Untuk menyelamatkan uang di laci dari perampok, karyawati toko bernama Ayu (20) sempat berpura-pura pingsan setelah dicekik, dihajar dan dipukuli pakai linggis oleh pelaku.

Saat pelaku hendak menuju laci uang, Ayu langsung bangkit dan berhasil lari ke luar untuk meminta pertolongan warga.

“Jadi setelah dicekik dan dikepruk linggis bertubi-tubi, tenaga saya Ayu itu pura-pura pingsan. Melihat Ayu sudah tergeletak, pelaku lari ke laci. Sempat mau buka laci mak dobrak, lalu tenaga saya itu langsung bangun dan lari keluar minta pertolongan,” papar pemilik toko, Eko Rohmadi (44) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (27/8/2020).

Seusai lolos dari perampok, Ayu yang mengalami banyak luka, langsung lari ke perempatan sambil berteriak minta tolong.

Beruntung warga segera berdatangan dan memberi pertolongan dan membawanya ke klinik Asy Syifa di wilayah setempat. Eko menuturkan, saat karyawannya itu kabur, pelaku langsung panik dan hanya membawa dompet di atas laci langsung kabur.

Baca Juga :  Puluhan Prajurit Kodim Sragen Mendadak Kembali Mulai Berlatih Menembak. Ada Agenda Apa?

“Jadi dia belum sempat bawa uang di laci. Kalau uang di laci ya ada kalau sekitar Rp 4 juta hasil penjualan sampai siang itu. Wong uangnya juga belum ditata,” terang Eko.

Aksi perampok itu terbilang cukup nekat. Pasalnya selain di siang bolong, lokasi toko juga berada di tepi jalan raya Solo-Purwodadi dan tepat di perempatan menuju Gunung Kemukus yang relatif tak pernah sepi kendaraan.

“Setelah bawa dompet, pelaku langsung kabur. Karyawan saya dibawa ke klinik Asy Syifa dan saya langsung menjenguk ke klinik. Aksi pelaku juga terekam kamera CCTV saat dia pura-pura tanya linggis dan kemudian memukuli tenaga saya itu,” tutur Eko.

Aksi perampokan yang menimpa toko bangunan milik Eko Rohmadi (44) pengusaha asal Dukuh Ngandul RT 26, Mojopuro, Sumberlawang itu, terjadi Rabu (26/8/2020) siang sekira pukul 12.15 WIB.

Baca Juga :  Buntut Video Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Isyaratkan Sanksi. Sekda: Biar Jadi Pembelajaran Perusahaan!

Menurut keterangan Eko, siang itu kebetulan situasi agak sepi. Di dalam toko hanya ada Ayu yang menjaga, sedangkan karyawan lain sedang mengirim material ke pelanggan.

Saat situasi sepi itulah, pelaku datang dan kemudian berpura-pura membeli linggis.

“Saat ditanya tenaga saya yang namanya Ayu itu, katanya dia mau cari linggis. Lalu dikasih tahu kayak gini linggise, lalu milih milih milih, tahu-tahu pelaku pegang linggis itu lalu dikeprokne (dihantamkan) ke tenaga saya,” ujar Eko kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (27/8/2020).

Eko menuturkan pelaku memukuli karyawannya itu bertubi-tubi hingga kemudian karyawannya terkapar di ruangan belakang meja dekat laci. Aksi pemukulan itu juga terekam di kamera CCTV yang ada di dalam toko.

Eko menjelaskan pelaku hanya berhasil membawa dompet yang dibawa pelaku, berisi uang tunai sebesar Rp 1.104.500,-. Atas kejadian itu, ia langsung melapor ke Polsek Sumberlawang.

“Kemarin sudah ditangani dan semua sudah saya sampaikan ke polisi,” terangnya. Wardoyo