JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal di Bandara Ngloram Blora Harus Jadi Prioritas

Kepala Dinrumkimhub Kab Blora Pratikto Nugroho, S.Sos, M.M mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho pada pembukaan Program Padat Karrya 2020 yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, Rabu (26/8/2020), kemarin. Istimewa

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pengoperasian Bandara Ngloram Blora harus mempersiapkan rekrutmen tenaga kerja lokal. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Blora.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, S.Sos, M.M menyampaikan sehubungan dengan Program padat karya di Bandara Ngloram Cepu, diharapkan dapat menggandeng tenaga kerja lokal sehingga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat Blora.

Hal itu disampaikan Kepala Dinrumkimhub Kab Blora Pratikto Nugroho, S.Sos, M.M mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho pada pembukaan Program Padat Karrya 2020 yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, Rabu (26/8/2020), kemarin.

Kepala Dinrumkimhub Kab Blora Pratikto Nugroho, S.Sos, M.M mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho pada pembukaan Program Padat Karrya 2020 yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, Rabu (26/8/2020), kemarin. Istimewa

”Kami harap program ini tidak hanya ketika pada masa pandemi covid-19, melainkan di luar itu tetap memperhatikan tenaga kerja lokal. Harapannya tenaga kerja lokal ini diberdayakan,” harapnya.

Dengan mengangkat tema “Peran Serta Ditjen Perhubungan Udara Dalam Rangka Peningkatan Perekonomian Masyarakat Melalui Kegiatan Padat Karya”, program ini diharapkan Bupati Blora bisa menyerap tenaga kerja lokal yang ada di sekitar lokasi kawasan Bandara Ngloram.

“Pertama-tama, kami mewakili bapak Bupati menyampaikan permohonan maaf dikarenakan beliau ada acara yang tidak bisa diwakilkan dan berubah jadwalnya sehingga beliau belum bisa hadir, semoga ini tidak mengurangi atensi Bapak Bupati demi segera terwujudnya mimpi wong Mbloro (orang Blora) tentang Bandara Ngloram,” ucap Pratikto.

Menurut Pratikto, Bupati ingin agar mimpi segera beroperasinya Bandara Ngloram bisa segera terwujud.

“Membangun itu gampang, yang susah itu mendatangkan pesawatnya dan kami sampaikan banyak terimakasih semoga kegiatan ini memotivasi masyarakat sekitar untuk merasa ikut memiliki Bandara Ngloram. Tentunya ini sebagai salah satu potensi kebanggaan masyarakat Blora.” tambah Pratikto.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi V DPR RI, Ir. Sudjadi yang hadir secara daring, mengapresiasi program padat karya di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Disebutkan, program padat karya sudah biasa dilakukan. Seperti pemeliharaan bandara dengan klasifikasi yang tidak memerlukan kompetensi khusus sejak lama menggunakan tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Pemprov Tak Segan Tutup Destinasi Wisata di Jateng yang Melanggar Protokol Kesehatan
Kepala Dinrumkimhub Kab Blora Pratikto Nugroho, S.Sos, M.M mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho pada pembukaan Program Padat Karrya 2020 yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, Rabu (26/8/2020), kemarin. Istimewa

“Semoga program pembinaan masyarakat ini bisa bermanfaat. Dan Bandara Ngloram dapat beroperasi tahun ini juga”, jelasnya.

Sudjadi juga menyampaikan dukungan penuh terkait dengan Bandara Ngloram karena mempunyai prospek yang bagus untuk pertumbuhan ekonomi di wilayah Blora dan sekitarnya.

“Saya melihat bahwa Bandara Ngloram ini mempunyai prospek yang sangat baik jika dibandingkan dengan Cilacap dan Dewandaru, sehingga saya sangat mendukung pembangunan Bandara Ngloram ini agar segera terwujud untuk kebanggaan Blora dan Jawa Tengah,” lanjut Sudjadi.

Pada akhir sambutannya Sudjadi menyampaikan keinginannya bahwa tahun ini Bandara Ngloram dapat segera beroperasi.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Kantor UPBU Kelas III Dewadaru-Karimunjawa, Ariadi Widiawan, selaku penanggung jawab pembangunan Bandara Ngloram, menyampaikan terimakasih kepada Ir. Sudjadi Anggota Komisi V DPR RI yang telah hadir secara daring, Kepala Bandara Djuanda dan Bupati Blora yang telah mendukung secara penuh kegiatan ini demi segera terwujudnya bandara Ngloram.

“Kami berterima kasih kepada bapak Sudjadi selaku Anggota Komisis V DPR RI yang berkenan mengikuti acara ini meskipun secara daring serta kepada Bupati Blora Bapak Djoko Nugroho, meskipun beliau belum berkesempatan hadir langsung karena ada acara yang tidak bisa digeser sehingga di wakilkan kepada Kepala Dinrumkimhub, tetapi kontribusi, semangat dan keinginan beliau untuk memajukan bandara Ngloram tidak perlu diragukan lagi.” jelasnya.

Menurutnya, Program Padat Karya merupakan salah satu wujud nyata bentuk kepedulian Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jendral Perhubungan Udara untuk memulihkan perekonomian di masa pandemi Covid 19 ini serta demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kita melihat wujud nyata kepedulian Kementrian Perhubungan di masa pandemi Covid 19 ini dengan melaksanakan secara serentak di 12 lokasi bandar udara. Kegiatan Program Padat Karya ini salah satunya di Bandara Ngloram dan Bandara Dewandaru,” lanjutnya.

Program Padat Karya ini sebelum dilelang telah direncanakan bahwa tenaga kerja yang digunakan terutama pekerjaan konstruksi adalah wajib mayoritas tenaga kerja lokal yaitu kurang lebih sebanyak 70%.

Baca Juga :  Soal Razia Masker Serentak, Ini Instruksi Kapolda Jateng Untuk Semua Polres!

“Kami telah menyampaikan kepada Bapak Bupati bahwa program Padat Karya ini kurang lebih 70% adalah tenaga yang bekerja di Bandara Ngloram terutama pekerjaan konstruksi kerja lokal Blora yang terdiri dari pekerjaan drainase sebanyak 40 orang, pekerjaan perpanjangan runway 10 orang, pekerjaan rekonstruksi appron 10 orang dan pekerjaan pagar bandara sebanyak 15 orang, dimana tenaga kerja lokal Blora sebanyak 55 orang.” terangnya.

Sementara itu membacakan sambutan dari Dirjen Perhubungan Udara, Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Djuanda Surabaya, DR. Ir. Fadrinsyah Anwar, MBA, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan memulihkan perekonomian yang terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 ini dengan cepat.

“Program Padat Karya merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar untuk segera memulihkan perekonomian di masa pandemi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blora. “ ujarnya.

Menurutnya, saat ini Ditjen Perhubungan Udara menargetkan pelaksaan program Padat Karya ini di 29 Provinsi serta 149 desa dan Kabupaten dan diharapkan bisa menyerap kurang lebih 4.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia.

“Lebih lanjut, saat ini Ditjen Perhubungan Udara menargetkan pelaksaan program Padat Karya ini di 29 Provinsi serta 149 desa dan Kabupaten dengan anggaran sebesar Rp. 19,5 Milyar dan diharapkan bisa menyerap kurang lebih 4.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Pada sesi tanya jawab Kepala Kantor UPBU Kelas III Dewadaru-Karimunjawa, Ariadi Widiawan menyampaikan bahwa pihak Pemkab Blora telah menyerahkan aset tanah seluas 3,2 Ha kepada Kementrian Perhubungan yang akan digunakan untuk pembangunan Apron dan Taxiway serta RESA Threshold Runway sehingga percepatan pembangunannya dapat segera terlaksana, dimana pekerjaan ini merupakan pekerjaan multiyears yang rencananya selama 2 (dua) tahun.

Acara ini dihadiri juga oleh Forkopimcam Kecamatan Cepu, Kepala desa Kapuan serta Kepala Desa Ngloram dan ditutup dengan peninjauan pelaksanaan program padat karya Bandara Ngloram yang sedang dikerjakan tenaga lokal, salah satunya pembuatan parit saluran air di kawasan Bandara. Ahmad|Satria Utama