JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Hanya Gara-gara Mondar-Mandir Mencurigakan, Seorang Buruh Dikeroyok dan Dibantai 9 Orang Sampai Tewas di Pelabuhan Jongor

Olah TKP. Foto/Humas Polda
Olah TKP. Foto/Humas Polda

TEGAL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kapolsek Tegal Barat Kompol Efi Wijayatni bersama jajaran lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) aksi pengeroyokan sadis seorang buruh hingga tewas di Pelabuhan Jongor, Kelurahan Tegal Sari, Tegal Barat, Selasa (25/08/2020).

Kejadian yang berlangsung pada Selasa dinihari tersebut dilatar belakangi oleh dugaan kasus pencurian yang dilakukan oleh korban.

Korban yang diketahui merupakan warga asal Adiwerna, Kabupaten Tegal tersebut yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas di Kawasan Pelabuhan Jongor.

Baca Juga :  Tandhok Art Space, Wadah Seniman untuk Terus Berkarya

Kronologisnya berawal ketika salah seorang penjaga malam kapal melihat korban mondar-mandir dengan membawa dinamo ampere sekira pukul 00.00 WIB.

Kemudian korban yang diawasi gerak-geriknya dikepung sekira pukul 01.00 WIB dan dipukuli dari belakang serta dibawanya keluar.

Setelah itu salah satu warga sekitar pun melapor ke piket fungsi Reskrim Polsek Tegal Barat, kemudian anggota mendatangi TKP dan menjumpai korban terkapar luka parah di bagian hidung.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Penegakkan Protokol Kesehatan Terus Dimasifkan

Korban yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Islam pun dinyatakan meninggal dunia selang 1 menit dibawa ke rumah sakit.

Dari kejadian tersebut, sejumlah 9 orang pelaku pengeroyokan ditangkap yang salah satunya merupakan penjaga malam kapal Pelabuhan Jongor. Edward