JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasus Aborsi, Klinik Raup Untung Rp 70 Juta Per Bulan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: Republika TV/Fian Firatmaja

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Klinik aborsi di Jalan Raden Saleh yang sempat membut heboh beberapa hari belakangan, meraup keuntungan bersih rata-rata Rp 70 juta per bulan dengan melayani sekitar lima pasien setiap harinya.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus.

Baca Juga :  KPK Berhasil Saring 9 Pejabat Baru untuk Isi Jabatan Struktural

Yusri mengatakan, rata-rata pasien adalah mereka yang hamil di luar nikah.

Dalam penyelidikan, Polisi menemukan uang sebesar Rp 881.500.000 dalam rekening milik seorang tersangka kasus klinik aborsi tersebut, berinisial J.

Menurut Yusri, J merupakan seorang perempuan berusia 52 tahun.

Baca Juga :  Kasus Temuan Mayat Termutilasi di Kalibata City: Pelaku Ditangkap, Motif dan Kronologi Pun Terungkap. Pelaku adalah Pasangan Kekasih yang Incar Harta Korban

“Tugas dia adalah sebagai pertama customer service, kemudian menghitung pemasukan. Dia melakukan negosiasi untuk menentukan harga terhadap pasien untuk melakukan aborsi,” kata Yusri.

Hal itu dikuatkan, menurutnya, lewat tiga orang tersangka lainnya yang juga dibekuk saat penangkapan pada 3 Agustus 2020 lalu.

www.tempo.co