JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Meledak, Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah 31 Kasus Positif, Total Tembus Angka 271 Kasus Hari Ini. 50 Orang Meninggal Dunia

Situasi Covid-19 Karanganyar Senin (24/8/2020). Foto/Humas Kab
Situasi Covid-19 Karanganyar Senin (24/8/2020). Foto/Humas Kab

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Kabupaten Karanganyar turut mengalani ledakan seperti di Sragen.

Pasalnya hari ini jumlah kasus positif di Karanganyar meroket mencapai 271 kasus. Angka itu naik 30 kasus dari sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 241 kasus.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Senin (24/8/2020) petang ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 271.

Baca Juga :  87 Warga Karanganyar Terdata Gelar Hajatan Hari Ini dan Besok. Kepala Satpol PP Ingatkan Hajatan Hanya Siang Hari, Wilayah Terkonfirmasi Covid-19 Tidak Diizinkan!

Dari jumlah itu, 79 orang masih dirawat, 182 sembuh dan 10 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 1.653 pasien.

Dari jumlah itu, 1.599 orang dinyatakan selesai pantauan, 15 orang masih dirawat dan 10 orang meninggal dunia.

Kemudian dari kategori kontak erat ada 205 warga yang terlacak dalam kontak erat dengan pasien positif. Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total tercatat mencapai 50 orang.

Rinciannya 10 warga meninggal dengan status positif covid-19, 39 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan satu warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  DPRD Karanganyar Rame-Rame Desak Bupati Segera Bangun Mal Pelayanan Publik. Ini Beberapa Pertimbangan Krusialnya!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo