JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Satu Pegawai Positif Corona, Pemkot Solo Tutup Gedung Humas dan Protokol Sekretariat Daerah, Kini Jumlah Total 285 Kasus

Pemkot Solo menutup gedung Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Solo setelah salah satu pegawainya terkonfirmasi positif covid-19. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah sebelumnya sempat menutup dua kantor organisasi perangkat daerah (OPD)nya karena salah satu pegawainya positif covid-19, kini Pemkot Solo kembali menutup salah satu kantor OPD lainnya. Kali ini, Pemkot Solo menutup gedung Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Solo setelah salah satu pegawainya terkonfirmasi positif covid-19.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menuturkan, penutupan dilakukan selama tujuh hari untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan pensterilan lokasi.

“Yang ditutup sementara yaitu Ruang Humas dan Bagian Umum. Karena yang terkonfirmasi positif covid-19 salah satu pegawai bagian situ,” urainya, Senin (3/8/2020).

Baca Juga :  Covid-19 Solo Makin Mengkhawatirkan, Setiap Muncul Kasus Baru, Hampir Pasti akan Membawa Ekor, Kini Total 533

Selain melakukan sterilisasi, Pemkot Solo melalui dinas terkait langsung melakukan tracing kontak erat pegawai terkonfirmasi positif covid-19 tersebut.

“Selain tracing, juga langsung dilakukan tes swab untuk kontak erat di RSUD Ngipang Solo,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menambahkan, pihaknya terpaksa menutup sementara empat bagian di gedung Humas dan Protokol Pemkot Solo. Empat bagian tersebut yaitu ruang bagian humas dan protokol, organisasi, kerja sama dan umum.

Baca Juga :  Biadab! Warga di Karanganyar Tembaki Kucing yang Main ke Rumahnya. Tiga Bisa Dioperasi, Satu Tak Tertolong Nyawanya.

“Ditutup sementara selama tujuh hari mulai hari ini. Pegawai yang positif covid-19 merupakan hasil tracing dari Wakil Wali Kota Solo,” tandasnya.

Di sisi lain, berdasarkan data Covid-19 per 2 Agustus 2020, jumlah pasien positif covid-19 di Solo total sebanyak 285 orang. Jumlah itu terbagi atas 230 pasien sembuh, 32 pasien isolasi mandiri, rawat inap 32 pasien dan delapan meninggal. Prihatsari