JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berikut Daftar 15 Warga Plupuh Sragen Yang Positif Covid-19 dari Klaster Layatan di Desa Cangkol. Tertular dari Satu Pelayat Berinisial D!

Situasi covid-19 Sragen, Jumat (4/9/2020). Foto/Wardoyo
Situasi covid-19 Sragen, Jumat (4/9/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Ledakan tambahan 51 kasus positif corona virus atau covid-19 pada Jumat (4/9/2020) hari ini tadi terus menguak fakta baru akan munculnya klaster-klaster penularan.

Selain klaster pengesahan warga perguruan silat dan klaster piknik, tambahan 51 kasus itu sebagian ternyata terdeteksi berasal dari lokasi layatan di sebuah desa di Kecamatan Plupuh.

Tak tanggung-tangung, ada sekitar 15 warga yang hadir di layatan kematian salah satu warga di Desa Cangkol itu, kemudian dinyatakan positif covid-19. Sumber penularan bukan dari orang yang meninggal dan dilayati.

Akan tetapi, mereka terpapar setelah kontak erat dengan salah satu warga yang hadir di layatan itu dan positif covid.

Pasien itu diketahui berinisial D. Data yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 petang tadi, terlacak bahwa ada tambahan 15 kasus positif di Plupuh.

Lima belas warga itu positif terpapar covid-19 dari seorang pasien positif sebelumnya. Kemudian penularan meluas ke 15 warga lain yang  hasil swabnya semua menunjukkan tanda positif.

“Benar, ada klaster baru penularan covid-19 dari lokasi layatan di Plupuh. Jadi ada satu orang yang hasil swabnya positif lalu hadir di layatan, akhirnya 15 warga jadi ikut terpapar,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Tatag Prabawanto.

Meski demikian, pihaknya memastikan semua pasien positif dari klaster layatan di Plupuh itu sudah ditangani dan diisolasi mandiri di Technopark Sragen.

Seperti diketahui, kasus corona virus atau covid-19 Sragen meledak dahsyat hari ini, Jumat (4/9/2020). Sebanyak 51 warga di Bumi Sukowati dinyatakan positif terpapar covid-19 sehingga melambungkan angka total kasus mendekati angka 300 kasus.

Baca Juga :  Biadab, Sudah 3 Siswi SMP Jadi Korban Predator Anak Asal Mondokan Sragen. Korban Selalu Diancam Dibunuh, Dibekap dan Dicekik Sebelum Diperkosa di Kuburan Cina

Tambahan itu sekaligus memecahkan rekor tambahan tertinggi sepanjang perjalanan kasus covid-19 di Sragen.

Fakta itu terungkap dari data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Jumat (4/9/2020) petang. Berdasarkan data yang dirilis tim gugus tugas, angka kasus covid-19 hari ini meroket ke angka 292 kasus.

“Ada tambahan 51 kasus positif hari ini. Junlah total kasus menjadi 292 kasus,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Tatag Prabawanto, Jumat (4/9/2020).

Tambahan positif covid-19 itu berasal dari 10 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kalijambe, Plupuh, Masaran, Gondang, Tangen, Sumberlawang, Karangmalang, Sambungmacan, Sidoharjo dan Ngrampal.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati membenarkan tambahan 51 kasus tersebut. Ia mengatakan terjadi outbreak pada kasus covid-19 hari ini di Sragen.

Menurutnya, mayoritas tambahan kasus hari ini adalah transmisi lokal. Namun ada pula sebagian dari tenaga medis di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Bupati yang akrab disapa Mbak Yuni itu mengaku cukup kaget dengan lonjakan cukup banyak hari ini. Sehingga konsekuensinya, Pemkab dan DKK harus mempersiapkan tempat isolasi untuk mereka.

“Tetap harus kita lakukan isolasi di fasilitas kesehatan milik pemerintah.  Kecuali yang di rumahnya sendiri memenuhi kriteria untuk bisa diisolasi mandiri di rumah masing masing dengan kiteria yang ketat. Kemarin yang isolasi mandiri di rumah adalah tenaga kesehatan kita yang positif. Kalau tenaga kesehatan mereka lebih tahu soal protokol dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Meninggal Terpapar Covid-19, Ustadz Muda Sragen, Habib MA Tinggalkan Satu Istri dan 4 Anak. Dikenal Baik dan Sosok Cerdas

Bupati Yuni mengatakan kemungkinan mereka akan diisolasi di Technopark, atau di beberapa lokasi alternatif seperti di BLK maupun Yappenas yang sebelumnya sudah disiapkan untuk mengantisipasi terjadi outbreak.

Dengan tambahan 51 kasus hari ini, maka total kasus positif covid-19 hari ini mencapai 292 kasus. Rinciannya 116 dirawat dengan 97 asimptomatik dan 19 simptomatik, 158 sembuh dan 18 meninggal dunia.

Sementara untuk suspek ada 215 orang dengan 12 dirawat, 169 sembuh dan 34 meninggal dunia. Selain itu ada 75 warga diisolasi mandiri dan 567 warga terlacak kontak erat dengan pasien positif. Wardoyo 

Berikut Daftar 15 Warga Plupuh Yang Positif dari Klaster Layatan di Desa Cangkol:

1. M. N 3 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
2. E Y 17 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
3. A 9 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
4. N 40 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
5. S 52 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
6. S 59 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
7 S S 40 Cangkol RT 02, Plupuh Kontak Erat D
8. N M 30 Sambirejo RT 12, Plupuh Kontak Erat D
9. S H A 1 Sambirejo RT 12, Plupuh Kontak Erat D
10. S M N 29 Sambirejo RT 12, Plupuh Kontak Erat D
11. R S 20 Jono RT 07, Plupuh Kontak Erat D
12.K 49 Gambiran RT 02, Cangkol, Plupuh Kontak Erat D
13.N A 25 Geneng RT 07, Plupuh Kontak Erat D
14 K A J 4 Geneng RT 07, Plupuh Kontak Erat D
15. R K 32 Plupuh RT 06, Plupuh Kontak Erat
Sumber: Gugus Tugas Covid-19