JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Menguak Cerita di Balik Sendang Keramat Kalimah Toyyibah

Sendang kramat Kalimah Toyyibah / najmi yafi - joglosemarnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di era milenial ini, kekuatan magis yang terkandung dalam sebuah tempat atau benda, merupakan sesuatu yang langka.

Salah satu yang langka ini adalah Sendang Kalimah Toyyibah, yang berlokasi di Desa Nyatnyono, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Sendang ini, kabarnya memiliki kekuatan magis yang sulit dinalar manusia.

Menurut para pengunjung, air yang yang keluar dari sendang ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Mualim, Ketua pengurus Sendang Kalimah Toyyibah mengisahkan, cerita bermula pada tahun 1986, seorang mahasiswa datang ke Desa Nyatnyono.

Advertisement

Mahasiswa tersebut sebelumnya sowan ke rumah mbah Mat, yaitu salah satu tokoh agama di desa tersebut. Oleh tokoh agama tersebut, ia diarahkan untuk mandi di sumber air yang baru di Desa Nyatnyono.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sabtu, 16 Oktober 2021: Semarang, Sragen, dan Magelang Berpotensi Hujan Ringan, Sedangkan Kota Solo Berawan Sepanjang Hari

Tak lama kemudian Mbah Mat dan jemaahnya datang ke sumber air tersebut dan berdoa di sana. Setelah kejadian itu, anehnya, tiba-tiba banyak orang mendatangi sendang tersebut dari berbagai daerah.

“Bahkan untuk jalan pun susah, karena banyaknya orang. Warga setempat juga tidak menyadari dan bahkan terkejut karena sendang tersebut tiba-tiba ramai,” ujarnya kepada Joglosemarnews beberapa hari lalu.

Nama sendang Kalimah Toyyibah sendiri memiliki sejarahnya sendiri. Menurut Mualim, Kalimah Toyyibah hampir serupa dengan syahadat.

Hal itu karena penemu sendang tersebut merupakan salah satu ulama. Selain itu, tempat tersebut identik dengan keagamaan, terutana Islam.

Baca Juga :  Menyelinap ke Ponpes Malam-Malam, Pemuda Pengangguran Gasak 6 HP Milik Santri. Dibekuk Saat Kabur ke Jakarta

“Harapannya, orang yang mampir ke sendang itu bisa masuk Islam. Ini bukan berarti orang non muslim tak boleh datang ke sendang ini,” ujar Mualim saat ditemui Joglosemarnews.

Dalam kondisi new normal seperti saat ini, Sendang Kalimah Toyyibah masih cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah.

Untuk masuk ke sendang ini pengunjung tidak dipungut biaya sepeserpun. Namun jika ada seseorang yang ingin membayar, sebagai gantinya tempat ini menyediakan Kotak amal secara sukarela.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua