JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Pantura

Saat Bupati Mirna Sudah Menyatakan Legowo Tak Dapat Rekomendasi, Nyanyikan Lagu Hadapi dengan Senyuman Karya Dewa 19

Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si melakukan kunjungan kerja di Dusun Glandang, Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan, sekaligus meninjau lokasi program TMMD Sengkuyung II Tahun 2020 di wilayah tersebut, Selasa (30/6/2020) kemarin. Istimewa

KENDAL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Bupati Kendal dr. Mirna Annisa dipastikan tidak bisa maju dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Di tengah menghangatnya iklim politik dalam tahapan pelaksanaan Pilkada Kendal, perhatian publik juga tertuju para karier politik Mirna Annisa.

Betapa tidak, berstatus kepala daerah petahana (incumbent atau sedang menjabat) bukan jaminan dapat mulus maju lagi dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Jika partai politik tidak berkehendak mengusung, impian menjabat kembali pun sirna.

Kondisi tersebut saat ini tengah dihadapi Mirna Annisa. Pasalnya, calon petahana itu tidak mendapatkan rekomendasi dari partai mana pun, termasuk Partai Gerindra yang pada pilkada sebelumnya mengusung Mirna.

Terkait dengan gagalnya rencana pencalonan itu, ia mengaku tak sedikit pendukungnya yang kecewa. Sebab, mereka masih menginginkan dirinya untuk tetap menjabat sebagai Bupati Kendal untuk periode selanjutnya.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD Kalisari Batang Tambah 12 Tempat Tidur

“Banyak yang datang ke saya dan menangis, tapi saya minta supaya dihadapi dengan senyuman,” ujar Mirna belum lama ini.

“Apa yang sudah dilakukan partai (Gerindra) bijak. Artinya, kalau tidak segera mendukung atau mengusung siapa, itu tidak baik karena bisa membunuh partai sendiri,” sambung Mirna Annisa.

Mirna juga sempat menyanyikan lagu Dewa 19 berjudul Hadapi dengan Senyuman. Rekaman video saat menyanyikan lagu tersebut juga diunggah di laman media sosial miliknya. Mirna yang merupakan seorang dokter dan kader Partai Gerindra ini mengaku ikhlas meski gagal dalam Pilkada 2020.

Ia akan menjadikan kegagalannya itu sebagai pelajaran. Sebab meski sebagai petahana, namun ia masih merasa awam dengan dunia politik.

Baca Juga :  Langgar SOP Protokol Kesehatan, Perkemahan di Sekitar Pantai Cemoro Sewu Batang Dibubarkan Paksa

“Saya belajar politik baru sekitar lima tahun,” sambung dia.

Seperti diberitakan, hingga batas akhir penutupan pendaftaran itu, diketahui ada tiga pasangan calon yang telah mendaftarkan diri. Mereka adalah Dico M.Ganinduto-Windu Suko Basuki (Partai Golkar, PKS, PAN, Demokrat, Perindo), Ali Nurudin – Yekti Handayani (PKB, Gerindra, Nasdem), dan Tino Indra W – Mustamsikin ( PDI Perjuangan, PPP).

Sekedar mengingat perjalan politik Mirna Annisa, berpasangan dengan Masrur Masykur, Mirna maju Pilkada Kendal 2015. Mereka mendaftarkan diri dengan bekal empat parpol pengusung yakni Gerindra, Hanura, PAN dan PKS.

Perempuan kelahiran Surabaya ini unggul dengan perolehan 289.970 suara, mengalahkan petahana Widya Kandi Susanti yang berpasangan dengan Mochammad Hilmi dengan 176.087 suara. Mirna pun sah sebagai Bupati Kendal 2016-2021. Satria Utama