JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Total Positif Corona di Indonesia Tembus 200 Ribu Kasus

Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dalam 24 jam terakhir kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 3.046 orang. Dengan penambahan ini total kumulatif kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 200.035 orang sejak pandemi pertama kali masuk Indonesia pada awal Maret lalu.

Tren penambahan kasus di atas 3.000-an orang dalam sehari menjadi hal yang biasa dalam sepekan terakhir. Total, sudah delapan kali angka penambahan kasus nasional tembus angka 3.000. Angka penambahan kasus, secara pola mingguan, mengalami penurunan pada Senin (7/9/2020) karena operasional lab yang terbatas setiap Minggu.

Dari penambahan kasus Covid-19 hari ini, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak yakni 1.014 orang. Menyusul kemudian ada Jawa Timur dengan 401 kasus baru, Jawa Barat dengan 336 kasus baru, Jawa Tengah dengan 237 kasus, dan Bali dengan 164 kasus baru.

Baca Juga :  Pengamat Transportasi Budiyanto: Kecelakaan “Tronton Maut” Bukan Cuma  Tanggung Jawab Sopir

Sementara untuk kasus sembuh, hari ini tercatat ada 2.306 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. DKI Jakarta menyumbang kasus sembuh tertinggi dengan 929 orang. Jawa Timur menyusul dengan 342 pasien yang sembuh. Total, ada 142.958 pasien Covid-19 yang sembuh skala nasional.

Selain itu, dilaporkan ada penambahan 100 pasien yang meninggal dunia dengan konfirmasi positif Covid-19. Jawa Timur menyumbang angka kematian terbanyak, 32 orang. Akumulatif angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia menyentuh 8.230 orang.

Baca Juga :  Polri Bongkar Kasus Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal Libatkan 3 Perusahaan Besar. Rugikan Masyarakat Rp 7 Triliun Lebih, 74 Tersangka Diamankan

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menegur Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terkait ketimpangan rasio tes Covid-10 antara DKI Jakarta dan daerah lain. Terawan pun diminta membuat desain perencanaan tes corona yang lebih baik.

“Menyangkut berapa jumlah laboratorium yang harus ada di sebuah provinsi, berapa reagen yang harus terdistribusi pada sebuah provinsi. Perencanaan itu kita perlukan sehingga kelihatan nanti, kasus-kasus positif ini berada di wilayah atau provinsi yang mana,” ujar Jokowi dalam pengantar sidang kabinet paripurna, Senin.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua