JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Remehkan Kotak Kosong, Tim Pemenangan Yuni-Suroto Targetkan Kemenangan 80 % Suara di Pilkada Sragen. Ketua Tim Akan Gerakkan Semua Jaringan

Ketua KPU Sragen, Minarso saat menyerahkan tanda terima berkas pendaftaran paslon Yuni-Suroto kepada pimpinan lima parpol pengusung. Foto/Wardoyo
Ketua KPU Sragen, Minarso saat menyerahkan tanda terima berkas pendaftaran paslon Yuni-Suroto kepada pimpinan lima parpol pengusung. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Pemenangan Bakal pasangan calon (Paslon) Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto, tak akan jemawa sekalipun hanya akan melawan kotak kosong di Pilkada Sragen 2020.

Sebaliknya, tim tetap akan fokus untuk bergerak guna mendongkrak partisipasi warga ke TPS dan meraih kemenangan untuk Yuni-Suroto.

“Sama yang seperti dibilang dari kemarin, kita targetnya konsolidasi tetap kita laksanakan. Target kita menang secara maksimal. Persentasenya Insya Allah 80 %,” papar Ketua Tim Pemenangan Paslon Yuni-Suroto, Untung Wibowo Sukowati ditemui saat berdoa bersama di Posko Pemenangan Yuni-Suroto, Minggu (13/9/2020) malam.

Baca Juga :  Klaster Meluas 6 Pasien Positif Covid-19 Sragen Tulari 8 Orang, 2 Warga Positif Setelah Perjalanan dari Purwokerto dan Boyolali. Berikut Daftar 10 Pasien Positif dan 47 Sembuh Hari Ini!

Politisi yang akrab disapa Bowo itu memandang melawan kotak kosong juga bukan perkara mudah. Sebab secara aturan, untuk bisa menang, paslon harus meraih 50 persen suara plus satu dari yang hadir.

Kemudian melawan kotak kosong, biasanya munc stigma di masyarakat bahwa melawan kotak kosong akan cenderung meremehkan bahwa paslon pasti akan menang.

“Sehingga cenderung mereka pasif, ini lah tugas kita dan teman-teman koalisi untuk  memastikan masyarakat datang ke TPS. Tidak usah meremehkan lawan kotak kosong,” terangnya.

Baca Juga :  Sejarah, Penetapan Paslon Pilkada Sragen Rame-Rame Diboikot Wartawan. Kesal Kinerja KPU Dinilai Tidak Profesional

Ketua DPC PDIP Sragen itu juga menegaskan ada lawan ataupun lawan kotak kosong, tim secara psikologis tetap solid dan siap. Pihaknya bersama parpol pengusung dan pendukung, akan semaksimal mungkin menggerakkan jaringan struktural partai sosialisasi ke bawah.

Khusus PDIP, sosialisasi akan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan struktural yang selama ini sudah ada dari cabang hingga anak ranting.

“Teman- teman sampai desa mereka akan mengajak warga untuk datang ke TPS dan memilih. Tapi tentu dengan mengikuti protokol kesehatan ini tidak mudah juga,” tandasnya. Wardoyo