JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mengenaskan, Pria Paruh Baya di Serengan Solo Nekat Gantung Diri, Diduga Depresi Sakit Berkepanjangan

Warga Kampung Kajen, Kelurahan Danukusuman, Serengan digegerkan dengan penemuan mayat. Sorang pria paruh bayah berinisial JD (63) ditemukan meregang nyawa dengan gantung diri di sela pintu menggunakan tali. Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Warga Kampung Kajen, Kelurahan Danukusuman, Serengan digegerkan dengan penemuan mayat. Sorang pria paruh bayah berinisial JD (63) ditemukan meregang nyawa dengan gantung diri di sela pintu menggunakan tali.

Dari informasi yang dihimpun, korban awalnya mengeluhkan sakit sekitar pukul 07.00 pagi. Oleh tetangga korban, diberikan obat pereda nyeri.

Setelah itu, korban istirahat masuk ke dalam kamar. Siang harinya, sekira pukul 12.30 WIB, tetangga korban berusaha membangunkan untuk diberikan makan. Namun, tidak ada jawaban dari dalam kamar.

Baca Juga :  SOLOPEDULI Berikan Bantuan Sembako Pada Anak Yatim di Masaran Sragen

“Lalu, sore hari tetangga yang juga saksi itu kembali hendak menemui korban dengan mengetuk pintu. Namun, tidak ada jawaban,” kata Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto mewakili Kapolsek, Kompol Suwanto kepada wartawan, Selasa (06/10/2020).

“Saksi itu akhirnya curiga dan meminta bantuan tetangga lainnya untuk membuka paksa jendela kamar korban. Saat terbuka, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi leher terjerat tali,” tambah dia.

Baca Juga :  Pemuda Asal Mojosongo Ini Bawa Kondom ke Hotel Berbintang, Bukan untuk Esek-esek, Ternyata untuk Ini

Mendapati hal itu, lanjutnya, saksi menghubungi RT setempat. Lalu, diteruskan ke anggota Polsek Serengan kemudian korban dievakuasi.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban. Dugaan kami, korban melakukan gantung diri akibat penyakit yang dideritanya,” kata Suharyanto. Prabowo