JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Meroket Lagi, Jumlah Pasien Covid-19 di Solo Jadi 892 Kasus, Pasien Meninggal Tambah Satu

Ilustrasi grafik kasus Covid-19. Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Setelah beberapa pekan berada dalam angka sama, kini jumlah pasien covid-19 meninggal dunia di Solo bertambah satu. Per Jumat (16/10/2020), jumlah pasien meninggal dunia menjadi 32 orang.

Penambahan juga terjadi pada jumlah pasien positif covid-19. Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani menuturkan, pasien yang meninggal tersebut memiliki riwayat suspek yang naik kelas menjadi terkonfirmasi positif.

Baca Juga :  Di Depan Pengusaha Konstruksi, Gibran Rakabuming Janjikan Pembangunan Infrastruktur Kota Solo Bakal Semakin Seksi

“Yang meninggal, memiliki komorbid dan usianya 57 tahun. Dia warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres,” ujarnya.

Sedangkan penambahan kasus positif covid-19, terdapat 28 kasus baru. Penambahan tersebut terdiri dari tujuh orang dari Kelurahan Kadipiro, enam orang dari Mojosongo, tiga orang dari Purwosari, empat kasus masing-masing di Sondakan, Tipes, Gajahan, Sangkrah, Jebres, dan Jagalan serta dua kasus dari Banyuanyar.

“Penambahan dari klaster keluarga dan hasil tracing,” imbuh Ahyani.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meledak, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Adakan Acara Keluarga yang Libatkan Banyak Orang

Dengan oenambahan 28 kasus baru tersebut, jumlah total Covid-19 di Kota Solo 892 orang. Dengan rincian, 150 orang isolasi mandiri, 62 orang rawat inap, 648 orang sembuh dan 32 orang meninggal dunia. Sedangkan, catatan kumulatif pasien suspek sebanyak 1.245 orang. Dengan rincian, 21 orang rawat inap, delapan orang isolasi mandiri, 1.150 discard dan 66 suspek meninggal dunia. Prihatsari