JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Penyidik Masih Bekerja, Kapolda Jateng Tak Menampik Kemungkinan Tersangka Tambahan Pembunuhan Yulia

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan motif pembunuhan kerabat Presiden Jokowi, Yulia (42) oleh tersangka Eko Prasetyo bermotif hutang piutang. Hal itu diungkap Kapolda Jateng dalam jumpa pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10/2020). Foto: JSNews/Prabowo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Satu tersangka telah diamankan dalam kasus pembunuhan kerabat Presiden Jokowi, Yulia (42) yang ditemukan tewas dalam mobil Daihatsu Xenia dengan nopol AD 5126 EA terbakar di halaman rumah di dukuh Cendana, desa Toriyo, kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) malam.

Pelaku itu bernama Eko Prasetyo (30) sekaligus rekan bisnis penjualan ayam di daerah Bendosari.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi yang memimpin konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo menyebut penyidik terus mengumpulkan bukti-bukti lain berkait kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Baca Juga :  Dalam 2 Hari Jumlah Pasien Sembuh dari Corona di Sukoharjo Meroket 178 Orang, Namun Pasien Meninggal Tambah 3 dan Kasus Baru Melonjak 74 Buah

“Kita terus buktikan analisis forensik labfor dengan autopsi yang kita lakukan. Nanti kalau sudah jelas gelar perkara sampai rekontruksi dalam waktu dekat,” kata Ahmad Lutfhi.

“Jadi apabila nanti ditemukan tersangka lain akan dilanjutkan pendalaman. Penyidik saat ini terus bekerja,” tambah dia.

Mantan Kapolresta Surakarta itu juga memastikan jika pembunuhan sadis itu sudah direncanakan oleh pelaku.

“Alat itu sudah disipakan. Seperti linggis, lakban sudah disiapkan lebih dulu jadi ada perencanan di sana,” tegas Luthfi.

Baca Juga :  Hanya Dalam Sehari Ada Tambahan 42 Kasus Baru Positif COVID-19 di Sukoharjo, Pasien Sembuh Bertambah 5 Orang

Polisi berpangkat bintang dua itu memaparkan, korban meregang nyawa setelah dihantam benda tumpul linggis di bagian kepala saat hendak menuju ke mobil dari kandang ayam di wilayah Dukuh Ngesong, Desa Puhgogor, Bendosari.

“Setelah korban tewas, pelaku kemudian mengikat menggunakan lakban dan memasukkan ke mobil sebelum akhirnya dibakar di wilayah yang juga masih di Bendosari,” papar Luthfi. Prabowo