JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

PMI Solo menyiapkan plasma konvalesen untuk digunakan sebagai bahan terapi pasien covid-19. istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — PMI Solo menyiapkan plasma konvalesen untuk digunakan sebagai bahan terapi pasien covid-19. Penerapan tetapi plasma konvalesen tersebut bekerjasama dengan RSUD Moewardi Solo.

Kepala Unit Donor Darah PMI Solo, dr. Kunti Dewi Saraswati mengatakan, PMI Solo juga bekerjasama dengan RS UNS Solo untuk menerapkan terapi plasma konvalesen tersebut.

“Ada juga kerjasama dengan RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sampai saat ini terapi plasma konvalesen sudah diterapkan pada sembilan pasien covid-19,” urainya, Rabu (21/10/2020).

Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh kali terapi dilakukan kerjasama dengan RS UNS Solo dan RSUD Moewardi Solo, serta dua kali dengan RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten. Kemudian dilakukan juga tahap diskusi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Pasar Gede Jadi Contoh Penanganan Covid-19 di Kalangan Pedagang, Tetap Buka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

“Secara teknis, volume dan tekniknya berbeda untuk masing-masing pendonor. Jika donor biasa diambil satu kantong darah lengkap sebanyak 350/450 ml, sedangkan plasmapheresis atau plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponennya saja. Yang diambil hanya plasmanya saja,” terangnya.

Dr.Kunti menambahkan, plasmapheresis dilakukan pengambilan sebanyak 500 ml, dengan pembagian 400 ml dibagi lagi menjadi dua kantong dan diberikan kepada pasien, serta 100 ml untuk arsip.

“Donor plasma konvalesen dilakukan jika ada permintaan saja dari rumah sakit dalam dan luar kota solo, sehingga di PMI juga tidak ada stoknya, tetapi sistemnya jika dibutuhkan donor plasma baru dilakukan, dan langsung diberikan kepada pasien terkonfirmasi COVID-19. Tapi kami siap selama 24 jam melakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan pasien termasuk juga pedonornya,” tukasnya.

Baca Juga :  Delapan Tersangka Kasus Penyerangan Mertodranan Solo Sudah Disidang, Polisi Tetap Buru DPO

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PMI Solo, Sumartono Hadinoto menyampaikan, PMI Solo berkomitmen untuk menjaga ketersediaan darah, apapun golongan, rhesus, jenis dan jumlahnya.

“Saat ini kami telah siap dalam penyediaan plasma dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit tempat pasien dirawat, untuk itu melalui media sosial dan sosialisasi kepada masyarakat PMI Solo mengajak kepada seluruh masyarakat penyintas/mantan pasien yang telah sembuh untuk turut membantu proses penyembuhan pasien COVID19 melalui donor plasma,” pungkasnya.

Di sisi lain, terkait dengan informasi lebih lanjut terutama terkait donor plasma, stok darah dan jadwal donor bisa diakses 24 jam melalui www.pmisurakarta.or.id, media sosial (@pmisurakarta) dan aplikasi AYO DONOR, yang merupakan aplikasi digitalisasi donor darah. Prihatsari