JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tambah 15 Positif Baru, Kasus Covid-19 Karanganyar Meledak Jadi 468  Kasus.  Jumlah Suspek Naik 50 Orang Tembus 1.960 Orang

Situasi Peta penyebaran covid-19 Karanganyar, Rabu (30/9/2020). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Rabu (30/9/2020) malam, jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai angka 468 kasus.

Lonjakan itu terjadi menyusul tambahan 15 kasus positif baru pada sehari kemarin.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Rabu (30/9/2020) malam ini, jumlah kasus positif covid-19 total tercatat sudah mencapai angka 468 orang.

Jumlah itu melonjak dari sehari sebelumnya sebanyak 453 orang. Atau mengalami penambahan sebanyak 15 orang dalam sehari.

Baca Juga :  Fatal, Kasus Covid-19 Meningkat, Hajatan di Ngargoyoso Karanganyar Tertangkap Malah Blong-Blongan Tanpa Masker, Tak Jaga Jarak dan Pakai Salam-Salaman. Kepala Satpol PP Menyesalkan, Minta Tim Satgas Menertibkan!

Dari jumlah 468 orang, 64 orang masih dirawat, 380 sembuh dan 24 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 1.960 pasien. Junlah itu mengalami penambahan 50 orang suspek baru.

Dari jumlah itu, 1.833 orang dinyatakan selesai pantauan, 71 orang masih dirawat dan 56 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 94 orang.

Rinciannya 24 warga meninggal dengan status positif covid-19, 56 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 14 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  VIDEO : Saat Wabup Karanganyar Rober Christanto Disurprize Warga Krendowahono

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo