JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tragis! Sekeluarga di Legok Tangerang Tewas Saat Rumahnya Terbakar

Ilustrasi kebakaran / pixabay
Ilustrasi kebakaran / pixabay

TANGERANG, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Tragis. Lima orang dalam satu keluarga, ayah ibu dan tiga orang anak, semuanya tewas dalam insiden kebakaran rumah di Perumahan Permata Sentosa, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/10/2020) dinihari sekitar pukul 1.30 WIB.

“Korban meninggal satu keluarga terdiri dari ibu, ayah dan tiga orang anak,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang,  Kosrudin saat dihubungi Tempo, Jumat (23/10/2020) pagi.

Menurut Kosrudin, jasad korban yaitu Saidun, 53 tahun, Rianti (48), Risa (25), Nia (23) dan Alvin (18) dalam kondisi utuh dan masih berpakaian.

“Artinya mereka meninggal bukan karena terbakar, tapi diduga menghirup banyak asap,” katanya.

Tubuh ibu, ayah dan tiga orang anak itu, kata Kosrudin, ditemukan secara terpisah di bagian dapur rumah dengan posisi ada yang terlentang dan jongkok.

Baca Juga :  Azas Tigor Nainggolan: Masyarakat Bisa Gugat Anies dan Ade Yasin Soal Kerumunan di Rumah Rizieq Shihab

Kosrudin mengatakan satu keluarga itu diduga terjebak saat kebakaran yang terjadi di depan rumah mereka. Api, kata Kosrudin, berasal dari korsleting listrik di garasi rumah yang menyambar mobil dan motor.

“Sempat terjadi ledakan dari ban mobil yang terbakar,” ujarnya.

Penghuni rumah, kata Kosrudin, sepertinya baru terjaga dari tidur saat api mulai membesar dan melalap bagian depan rumah.

“Mereka terjebak tak bisa keluar karena akses cuma satu pintu depan, dan mereka panik asap sudah mengepul dalam rumah, kehabisan nafas karena menghirup banyak asap, ” katanya.

Dugaan ini, kata Kosrudin, terlihat dari posisi mayat yang bergelimpangan di dalam rumah dalam kondisi utuh tidak terbakar.

Baca Juga :  Ini Sosok Mayjend Dudung Abdurachman Yang Perintahkan Copot Baliho Rizieq Shihab

” Padahal jika mereka sadar dan tidak panik, jalan keluarnya bisa naik ke lantai dua dan jebol genteng.”

Kebakaran yang sempat menyambar 4 rumah warga itu terjadi mulai pukul 1.30 WIB. Warga sekitar  sempat melakukan upaya pemadaman sendiri.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil bahkan api semakin membesar dan merambat ke rumah sebelah kiri dan kanannya.

Warga menyerah dan menghubungi pemadam kebakaran sekitar pukul 2.13 WIB. Tiga unit mobil pemadam dan 18 petugas butuh waktu 30 menit sampai ke lokasi karena jarak yang cukup jauh dan jalan kecil sulit dilalui mobil pemadam.

“Kami butuh satu jam untuk menaklukan api,” kata Kosrudin.

www.tempo.co