JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Wali Kota Solo Tak Larang Warganya Mudik Saat Libur Panjang, Asal Terapkan Ini

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meluncurkan program "Dalan Slamet". Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memperbolehkan warganya yang akan mudik di momen libur panjang akhir pekan ini. Namun Rudy menekankan agar warganya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 dengan ketat.

Kendati demikian, Rudy lebih menghimbau kepada seluruh warga Solo yang berada di perantauan untuk tetap di tempatnya bekerja saat ini. Warga tidak perlu pulang ke kampung sebelum vaksin covid-19 ditemukan.

“Lebih baik liburan di tempat bekerja bersama keluarga di sana. Baru kalau sudah aman bisa bertemu keluarga. Dan kau kangen bisa tetap video call. Kalau terpaksa pulang, silahkan. Tetap dengan prokes ketat, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” urainya, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga :  FPI Bandingkan Kerumunan Rizieq dan Gibran Saat Pendaftaran Pilkada, Begini Jawaban Kapolresta Solo

Terkait hal itu, Rudy akan memaksimalkan program Jogo Tonggo. Bersama pihak terkait, dirinya menginstruksikan bahwa semua warga wajib menjadi bagian dari Jogo Tonggo.

“Semua RT dan RW harus memonitor kalau ada warganya yang pulang kampung. Mereka tidak boleh kemana-mana dulu. Kita optimalkan bersama Lurah dan Linmas,” imbuhnya.

Baca Juga :  3.386 Mahasiswa UMS Jalani Wisuda, Harus Taati Prokes dan Serahkan Rapid Test dengan Hasil Nonreaktiftif

Bagi Rudy, program pemerintah saat ini adalah penanganan covid-19 dan pergerakan ekonomi yang wajib dijalankan bersamaan.

“Keduanya ini sama beratnya. Sehingga kalau bisa tidak pulang kampung, ya ndak usah pulang. Tapi kalau terpaksa mudik, ya silahkan dengan prokes ketat itu tadi,” tukasnya. Prihatsari