JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Nomor WA Camat Sidoharjo Sragen Sedang Dibajak. Pelaku Sebar Pesan Pinjam Uang Lewat Transfer, Ada Yang Sudah Kena Rp 2 Juta

Salah satu pesan WA pembajak nomor Pak Camat Sidoharjo. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus pembajakan nomor Whatsapp (WA) pejabat di Sragen kembali terjadi. Setelah bupati, kini sasarannya adalah Pak Camat.

Hari ini, Senin (9/11/2020), nomor WA Camat Sidoharjo, Susilohono menjadi sasaran hacker atau oknum pembajak. Nomor WA tersebut kemudian disalahgunakan untuk mengirim pesan berisikan permintaan pinjaman uang.

Celakanya, hingga siang ini dilaporkan ada korban perangkat desa yang sudah terlanjur mengirim uang ke rekening si pembajak.

Kasus itu terungkap setelah sejumlah tokoh di Sidoharjo curiga mendadak menerima pesan WA dari nomor Pak Camat. WA tersebut juga memasang foto profile Camat Susilohono.

Salah satu isi pesan WA-nya yang beredar di grup Info Sidoharjo memuat percakapan antara akun WA Pak Camat yang dibajak dengan penerima.

Baca Juga :  Melejit Lagi, 31 Warga Sragen Dinyatakan Positif Covid-19 Hari Ini. Total 1.230 Kasus, Sudah 114 Warga Meninggal Dunia

Percakapannya chat WA itu terdeteksi pukul 08.46 WIB. Aawalnya si pembajak menanyakan “Lagi di mana?”

Setelah dijawab kemudian mengirim pesan lagi “Bisa minta tolong. Ada saldo di atmnya bs transfer dulu janji tdk sampai jam 5 sore sy ganti”.

“Saya nggak tahu. Tiba-tiba tadi pagi ada yang nelepon menerima WA dari saya yang intinya pinjam uang. Padahal saya nggak ngirim WA dan WA saya ternyata dibajak,” papar Susilohono, Senin (9/11/2020).

Susilohono menerangkan si pembajak ternyata sudah banyak menyebar WA ke orang-orang yang ada di kontaknya. Dari informasi yang diterimanya, sejauh ini sudah ada satu orang yang mengaku mentransfer ke rekening si pembajak.

Baca Juga :  Mangkal di Bangjo Pilangsari, 3 Cewek dan 4 Cowok ABG Anak Punk Dikukut Satpol PP Sragen. Saat Diinterogasi Ngaku Korban Broken Home, Ingin Cari Kebebasan!

Sesaat setelah menerima informasi, ia langsung memberitahukan agar namanya sementara dikeluarkan dari grup-grup WA karena sedang dibajak.

Kemudian ia meminta kepada siapapun yang menerima pesan WA berisikan pinjaman uang dari akun WAnya agar diabaikan dan tak usah ditanggapi.

“Ini saya sedang kumpulkan datanya. Nanti segera saya laporkan ke polisi. Yang jelas saya juga kaget tiba-tiba nomor WA saya dibajak. Sekali lagi kami sampaikan kepada siapapun yang menerima WA dari akun saya sementara diabaikan dulu,” tandasnya. Wardoyo