JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Tabungan Rp 72 Juta Hilang di Maybank Solo, Polisi Periksa Kantor Provider

Candraning Setyo Warga Puspan RT 003 RW 008, Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar itu sudah membuat surat pengaduan ke Polresta Surakarta terkait hilangnya uang dalam tabungan di Maybank Solo yang berjumlah sekitar Rp 72 juta. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus hilangnya tabungan Rp 72 juta milik nasabah Maybank Solo, Candraning Setyo terus diselidiki polisi. Setelah sebelumnya memeriksa saksi dari pihak korban dan perwakilan bank, Satreskrim Polresta Surakarta juga memeriksa pihak salah satu provider kartu seluler.

“Masih penyelidikan. Sudah (dipanggil dari saksi provider),” kata Kasatreskrim AKP Purbo Adjar Waskito mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Afri Simanjuntak,” Selasa (24/11/2020).

Penerbitan simcard baru milik Candraning beberapa kali disebut tim kuasa hukum korban jadi salah satu poin penting. Pada 11 Juni 2020, ponsel korban yang terhubung dengan internet banking Maybank tiba-tiba hilang sinyal selama beberapa hari sebelum akhirnya korban mendatangi salah satu gerai provider di daerah Purwosari, Solo guna mengurus masalah tersebut.

Baca Juga :  Jadi Orang Pertama di Solo yang Vaksinasi Covid-19, Kapolresta: Tidak Terasa dan Kondisi Saya Saat ini, Sangat Sehat dan Sangat Bugar

Namun, korban yang mendatangi gerai provider itu justru memperoleh fakta jika terjadi penerbitan simcard baru pasca bayar dengan nomor seluler sama oleh orang yang tidak dikenal bertepatan dengan hilangnya sinyal pada 11 Juni. Disinggung mengenai keterangan itu, Purbo enggan memberikan penjelasan rinci.

“Ranah penyelidikan ya,” ujarnya.

Salah satu kuasa hukum korban, Gading Satria Nainggolan mengungkapkan, setelah terjadi penerbitan simcard baru, rekening kliennya langsung dibobol dengan lima transaksi.

“Ada lima transaksi pada 11 Juni 2020, pukul 13.24 WIB sampai 13.32 WIB. Ada transfer ke dua rekening bank masing-masing Rp 25 juta, lalu ada tiga top up ke OVO sebesar Rp 9.801.000, Rp 9.901.000 dan Rp 2.951.000,” ujar dia.

Baca Juga :  Tinjau Solo, Gubernur Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

Padahal, kliennya mengaku tidak pernah menggunakan aplikasi internet banking dari Maybank, meskipun pernah mendaftarkan nomor ponselnya. Sebab rekening Maybank tersebut memang difungsikan sebagai tempat penyimpanan, sehingga tidak banyak transaksi yang dilakukan.

“Kami berharap kasus ini diusut tuntas, termasuk soal pembuatan simcard baru yang lolos. Lalu yang paling utama adalah uang klien kami bisa kembali,” tukas Gading. Prabowo