JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kebijakan Larangan untuk Anak di Bawah 10 Tahun Berkunjung di Pulau Karimunjawa Dikaji Ulang

Destinasi wisata Karimunjawa. Istimewa

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wacana penghapusan larangan kunjungan ke Pulau Karimunjawa untuk anak di bawah usia 10 tahun mulai digulirkan. Saat ini Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jepara, Jawa Tengah, mengkaji usulan sejumlah pelaku wisata untuk menghapuskan larangan kunjungan ke Pulau Karimunjawa untuk anak di bawah usia 10 tahun karena pengunjungnya juga banyak dari kalangan keluarga.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jepara Muh Ali saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, jika ada batasan usia maka anaknya dimungkinkan tidak bisa ikut berwisata ke Karimunjawa ketika kedua orang tuanya mengunjungi objek wisata Karimunjawa.

“Para pelaku wisata telah mengusulkan agar larangan anak di bawah usia 10 tahun dicabut,” terang dia, kemarin.

Baca Juga :  Subholding Gas Pertamina Mulai Bangun Pipa Distribusi Gas Bumi dari Mangkang Menuju KIK

Dijelaskannya lebih detail, sejak Pulau Karimunjawa terbuka untuk wisatawan, kata dia, aturan kunjungannya memang dibatasi, mulai dari membawa surat hasil tes cepat COVID-19 hingga keharusan mematuhi protokol kesehatan.

Terkait dengan usulan, lanjut dia, agar wisatawan dengan usia kurang dari 10 tahun diizinkan masuk Pulau Karimunjawa, masih menunggu keputusan apakah masih tetap dilarang atau diperbolehkan.

“Jumlah penumpang yang bisa menyeberang ke Pulau Karimunjawa juga dibatasi agar protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak antarpenumpang kapal, bisa diterapkan demi memutus mata rantai penularan virus corona jenis baru itu,” ujar dia.

Baca Juga :  Mulai 3 Desember, Sebagian Jateng Tak Bisa Tonton TV Analog. KPID Jateng: Pemerintah Harus Pastikan Distribusi STB Aman

Setelah 16 Oktober 2020 dibuka untuk wisatawan, Pemkab Jepara sudah melakukan evaluasi penerapan protokol kesehatan para wisatawan selama di Karimunjawa.
Hasilnya, lanjut dia, memang tidak ada temuan kasus penularan virus corona di Pulau Karimunjawa sehingga hingga sekarang masih nihil kasus COVID-19.

“Kami sudah mengingatkan para pelaku wisata, terutama pemilik biro wisata, untuk ikut memberikan edukasi dan penyadaran kepada para wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan selama di Pulau Karimunjawa,” ujarnya.

Jika ada temuan kasus maka Pemkab Jepara langsung menutup kembali objek wisata tersebut demi menghindari penularan yang lebih luas.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com