JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Masuk Zona Merah, Peringatan HUT Karanganyar 103 Digelar Secara Sederhana. Bupati Tonjolkan Prestasi

Perayaan Hari Jadi Karanganyar ke-103. Foto/Beni
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20201118 WA0028
Perayaan Hari Jadi Karanganyar ke-103. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Karena masih dalam sikon covid dan peringatan Hari Ulang Tahun HUT Karanganyar ke 103 digelar secara sederhana dan virtual di GOR RM Said Rabu (18/11/2020).

Apalagi tragis saat sedang HUT status zona covid meningkat menjadi zona merah sehingga harus waspada.

Meski demikian acara peringatan HUT yang tanpa hiburan kolosal itu tetap berjalan khidmat meski secara virtual. Peserta diikuti semua pegawai di masing-masing kantor OPD, Kecamatan, Desa dan Kelurahan di Karanganyar.

Pada sambutan upacara,  Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan walau situasi upacara sederhana, namun kinerja kepemimpinannya membuahkan banyak prestasi yang membanggakan.

Di antaranya penghargaan SAKIP Award dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Bikrokrasi (Kemenpan RB) atas kinerja pemerintahan yang profesional dan efektif.

Baca Juga :  SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Banyak Diminati Calon Siswa, Sudah Ada 150 Inden Meski Pendaftaran Belum Dibuka

Penghargaan selanjutnya berupa Nata Mukti Award dari ICSB atas komitmen Pemkab membantu dan memberikan akses UMKM.

“Karanganyar juga mendapat penghargaan Good Indonesia Tourism sebagai juara 1 kegiatan dan program acara pariwisata yang kreatif dan inovatif dan mempunyai nilai kebaharuan,” tandas bupati.

Adapun prestasi keempat cukup membanggakan karena terkait keuangan daerah Opini Wajar Tanpa Pengeculian dari BPK atas kinerja laporan pengelolaan keuangan yang baik.

Penghargaan tersebut diharapkan bisa mendorong semangat warga Karanganyar untuk terus berkarya dan mengejar prestasi sehingga tercipta Karanganyar maju dan tangguh.

Baca Juga :  Kabar Terbaru, Bupati Karanganyar Umumkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Dimulai Awal Januari 2021. Orangtua Yang Tak Rela Boleh Tidak Setuju!

“Ini adalah komitmen kita semua harus lebih inovatif apalagi menghadapi situasi pandemi,” ujarnya.

Sementara itu terkait problem dampak covid, Bupati terus mendongkrak motivasi pelaku UMKM semakin banyak dan berkembang.

Sebab keberadaan UMKM terbukti dan teruji tangguh menghadapi situasi sulit. Dan bahkan menjadi tumpuan ekonomi baru ditengah pandemi.

Apalagi tak dapat dipungkiri laju covid terus fluktuatif naik turun bahkan trend di Karanganyar naik terus selama kurun waktu triwulan terakhir. Dan tragis saat HUT justru masuk zona merah.

“Ini semua membuktikan keberadaan UMKM tangguh maka pemkab gencar mensuport menuju UMKM kreatif inovatif,” lanjutnya. Beni Indra