JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Antisipasi Varian Baru Covid-19, WNA Inggris Dilarang ke Indonesia

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kementeriran Perhubungan (Kemanhub) melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia.

Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 24 Tahun 2020 yang mengatur perjalanan orang dengan transportasi udara selama masa Libur Natal dan Tahun Baru dalam masa Pandemi Covid-19.

“Aturan yang mengatur syarat kesehatan untuk penerbangan internasional tersebut dikeluarkan untuk mendukung langkah pencegahan penularan Covid-19 khususnya dari luar negeri,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (28/12/2020) malam.

Dia menjelaskan, aturan tersebut merupakan perubahan dari SE Nomor 22 Tahun 2020 menyusul adanya perubahan dari SE Nomor 3 Satgas Penanganan Covid-19. Adita mengatakan, perubahan aturan tersebut untuk mengantisipasi adanya kasus varian baru virus Covid-19 di South Wales, Inggris dan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Eropa dan Australia.

Baca Juga :  Disambut Hangat, Mahasiswa Papua Soloraya Curhat Belum Punya SIM dan Sulit Pakai BPJS. Kapolres Sukoharjo Siap Bantu Fasilitasi

“Perlu dilakukan pengaturan tambahan bagi pelaku perjalanan luar negeri untuk memproteksi WNI dari imported case,” tutur Adita.

Adita menjelaskan, aturan tersebut berisi ketentuan khusus yakni pelaku perjalanan dari luar negeri wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif melalui PCR test atau uji swab di negara asal. Lalu saat pelaku perjalanan tiba di Indonesia, surat keterangan tersebut harus berlaku maksimal tiga hari sejak diterbitkan ke dalam e-HAC Indonesia.

Baca Juga :  KPK Menambah Amunisi Baru 15 Orang dari Kepolisian, Ini Alasannya

Selain itu, pelaku perjalanan Warga Negara Asing (WNA) dari Inggris juga dilarang memasuki Indonesia. Begitupun juga WNA yang memasuki Indonesia melalui jalur transit juga mendapatkan pelarangan.

Pelaku perjalanan WNA dan WNI dari wilayah Eropa dan Australia baik secara langsung maupun transit di negara asing harus menunjukkan hasil negatif melalui PCR test di negara asal yang berlaku maksimal dua hari sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com