JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Geram Tumpukan Sampah Medis dan Ratusan Jarum Suntik Bekas Dibuang Sembarangan, DKK Karanganyar Perintahkan Puskesmas Jaten Laacak Pembuangnya!

Tim DKK saat mengecek lokasi temuan tumpukan sampah medis di tepi jalan Desa Suruh Kalang, Jaten, Rabu (30/12/2020). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar geram atae temuan pembuangan sampah medis sembarangan di areal perkampungan Desa Suruh Kalang, Jaten, kemarin.

Atas temuan itu, DKK langsung melakukan evakuasi sampah medis berupa ratusan suntikan dan botol suntikan serta botol obat guna dilakukan penyelidikan.

Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga DKK Karanganyar, Joko Purnomo mengatakan menyesalkan perilaku tak bertanggung jawab tersebut.

Karena sampah medis itu amat sangat membahayakan bisa menyebabkan infeksius akut bagi warga yang menginjak suntikan.

“Kami tidak tinggal diam dan takan melacak dari mana sampah medis tersebut berasal serta siapa kemungkinan pelakunya,” tandasnya, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga :  Jual Pupuk Bersubsidi Secara Ilegal, Pemilik Toko Ini Dibekuk Polisi, Terancam 2 Tahun Penjara

Menurut Joko pembuangan sampah medis harus dengan prosedur khusus tidak boleh dibuang sembarangan, karena bersifat infeksius dan bisa membahayakan orang lain.

Apalagi sampah medis itu dibuang di tempat sampah liar di kawasan persawahan. Sehingga banyak orang yang melintas.

Dijelaskan Joko, pelacakan akan dilakukan dengan mengecek ke jaringan Puskesmas Jaten 1 yakni puskesmas pembantu (pustu) dan Pos Kesehatan Desa (PKD), serta jejaring Puskesmas Jaten 1 meliputi dokter praktik pribadi, bidan, hingga klinik swasta.

Meski tidak tertutup kemungkinan sampah itu dibuang dari luar wilayah mengingat letak Desa Suruhkalang berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo.

“Ya kita pelajari berbagai analisa guna melacak apakah sampah itu perorangan atau dari lembaga kesehatan meliputi klinik, bidan atau rumah sakit. Ini tidak menuduh tapi kita menganalisanya berbagai faktor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Awas, Toko-toko di Karanganyar Nekat Biarkan Pengunjung Tanpa Masker, Bakal Dihukum Tutup Seminggu. Hajatan Boleh Tapi Tanpa Kursi dan Mbanyu Mili!

Sementara Kades Suruhkalang, Mawan Thohari bersama warganya rela membersihkan sampah medis tersebut dengan alat seadanya untuk dibawa ke Puskesmas Jaten sebagai bahan penyelidikan.

“Sudah kami bersihkan yang terlihat mata karena kemungkinan-kemungkinan pada tumpukan sampah itu bisa jadi masih ada sampah medis,” ujarnya.

Seperti diberitakan Pemdes Suruhkalang, Jaten, Karanganyar kaget menemukan sampah medis dibuang sembarangan di dekat areal persawahan, Selasa (29/12/2020). Tentu saja itu sangat membahayakan semua orang. Beni Indra