JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mulai 2021, Guru Masuk Kategori PPPK, Bukan Lagi CPNS

Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: Republikya Pemerintahan Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: Republika/Tahta Aidilla

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para guru mulai tahun 2021, tidak akan lagi dimasukkan dalam kategori Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana. Dia  mengatakan, atas keputusan Menteri PANRB, Mendikbud, dan BKN, disepakati untuk guru akan beralih menjadi PPPK.

“Jadi bukan CPNS lagi, ke depan mungkin guru tidak dengan status CPNS tapi sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Bima pada konferensi pers, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga :  Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Pendakwah Asal Madinah yang Cinta Indonesia

Alasannya, kalau menjadi CPNS setelah bekerja 4-5 tahun biasanya CPNS ingin pindah lokasi. Hal itu dinilai akan menghancurkan sistem distribusi guru.

“Selama 20 tahun kami berusaha menyelesaikan itu, tapi tidak selesai dengan dengan sistem PNS. Jadi ke depan akan diubah menjadi PPPK,” tegasnya.

Bima juga mengungkapkan bahwa aturan tersebut juga akan berlaku bagi tenaga kesehatan dokter dan lain-lain, seperti penyuluh.

Baca Juga :  Rizieq Shihab Dipindah ke Rutan Mabes Polri, Kuasa Hukum Sebut Tak Pernah Mengajukan. Barekrim Polri: Polda Metro Jaya Terlalu Padat

Dia menuturkan bahwa aturan seperti itu juga berlaku di negara-negara lain, di mana jumlah pegawai PPPK di bawah naungan pemerintah jumlahnya mencapai 70 persen. Sementara pegawai berstatus PNS jumlahnya hanya 30 persen.

“Negara-negara maju juga melakukan hal yang sama, jumlah PPPK di negara maju itu sekitar 70 sampai 80 persen, dan PNS hanya 20 persen,” paparnya.

www.tempo.co