JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Piala Dunia U-20 di Solo Ditunda, Pedagang di Shelter Manahan Malah Lega. Berikut ini Alasannya.

Deretan pedagang kaki lima di kawasan Shelter Manahan. Foto: JSNews/Prabowo

 

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA)  resmi menunda pelaksanaan Piala Dunia U-20 di Indonesia serta U-17 di Peru. Belum berakhirnya pandemi Covid-19 membuat otoritas tertinggi sepak bola dunia itu memundurkan kick-off ke 2023.

Keputusan itu tentu saja membuat kota-kota penyelenggara harus bersabar terlebih dahulu, termasuk Kota Solo yang akan menjadi tuan rumah U-20.

Mesiki demikian, tertundanya ajang itu justru membuat kalangan pedagang kaki lima di kawasan Stadion Manahan bernafas lega. Penundaan itu seakan menjadi angin segar bagi para pedagang yang berjualan di Shelter Manahan.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama, 131 Warga Semarang Tak Datang, 18 Orang di Solo Dikeluarkan dari Daftar dan 18 Orang Ditunda!

Dengan gelaran Piala Dunia U-20 itu memang berdampak kepada ratusan pedagang di Shelter Manahan mengingat lokasi itu harus steril sebelum pelaksaanaan U-20. Ditargetkan pada Januari ini harus ada proses pemindahan pedagang Shelter Manahan.

“Alhamdulillah Mas masih panjang dan cukup waktu. Rodo plong, sing spaneng sudo (agak plong, pusingnya berkurang). Lega untuk sementara waktu,” ungkap salah satu pedagang, Sri kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Dengan dimundurkan perhelatan U-20 itu otomatis proses pengunduran pemindahan mereka. Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta  menyebut kebijakan relokasi PKL di shelter Manahan bisa diubah seiring dengan perubahan kick off tersebut.

Baca Juga :  Kasus Aksi Koboy Penembakan Mobil Alphard, Pengacara Tersangka Ajukan Gugatan Praperadilan

“Kebijakan relokasi atau meliburkan pedagang bisa ditunda dahulu. Tidak perlu sekarang,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada awak media, Jumat (25/12/2020).

Seperti diketahui, Stadion Manahan jadi salah satu venue Piala Dunia U-20. Selain itu, empat lapangan di Kota Bengawan juga dipilih menjadi lokasi latihan.

Rudy menambahkan, penundaan tersebut bisa digunakan untuk menata pedagang lebih baik ke depannya dengan menyediakan tempat kuliner di luar kawasan Stadion Manahan. “Jadi nanti kegiatan jual beli (di Selter Manahan) diizinkan. Karena itu salah satu penopang ekonomi Solo ya kuliner,” tegasnya.(Prabowo)