JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hebat, Pertama di Karanganyar, RS PKU Muhammadiyah Bangun Gedung Berstandar Internasional dengan Ruang Anti Covid-19. Obat Pasien Langsung Diantar ke Rumah

Peresmian gedung layanan baru berstandar internasional di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Minggu (3/1/2021). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – RS PKU Muhammadiyah Karanganyar berhasil membuat gedung baru dengan tata ruang standar internasional pencegahan covid.

Yakni meliputi sistem tata ruang harus bisa dan ada sirkulasi angin berganti, juga suhu ruang harus ukuran tertentu.

Dengan standar tata ruang internasional tersebut sehingga tidak ada lagi sistem tata ruang medis yang harus ber-AC tanpa ada ruang untuk pergantian udara. Sebab sistem tata ruang lama tersebut justru berpotensi menjadikan virus covid nyaman.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, dr Aditia mengatakan selain tata ruang harus berstandar internasional, pada pembangunan gedung baru itu semua fasilitas harus mengacu pada pencegahan covid.

Yakni mulai indoor-nya hingga tempat duduk antrian berjarak.

Baca Juga :  Tergiur Bayaran Rp 1 Juta, Gadis Kecil Berusia 12 Tahun Asal Sukoharjo Dipaksa Layani Bapak 2 Anak Semalaman Sampai Pagi. Korban Digarap 2 Kali, Sampai Rumah Langsung Linglung

“Bahkan yang dimaksud standar pencegahan covid maka RS PKU Muhammadiyah menginovasi tidak ada antre pengambilan obat. Melainkan layanan khusus obat diantarkan ke rumah pasien,” tandasnya pada acara peresmian gedung baru RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Minggu siang (03/01/2022).

Aditia menjelaskan pembangunan gedung baru 3 lantai itu seluas 2.500 meter dengan luas tanah 4.995 meter. Adapun biaya total sekitar Rp 24 miliar, namun karena kendala covid pembangunan baru sampai dua lantai.

Sedangkan lantai bawah adalah dipakai untuk layanan poli spesialis dengan cover 16 penyakit serta 16 dokter spesial.

Gedung poli spesialis mulai beroperasi pada 4 Januari 2021 danbmenerima pasien lengkap dengan fasilitas canggih terkini.

Baca Juga :  Tak Basa-Basi, Kepergok Tanpa Masker, 5 Pedagang di Pasar Tradisional di Karanganyar Langsung Dihukum Tak Boleh Jualan Sehari. Kios Ditutup Paksa, Kalau Ngeyel Lagi Bakal Diperpanjang!

Di antaranya pelayanan hemodialisa, fisioterapi dan pelayanan lainnya.

“Dengan dibukanya poli spesialis ini diharapkan bisa membantu masyarakat, ” tandasnya.

Peresmian dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah PWM Jateng, Tafsir MAg.

“Ini kemajuan pesat RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang harus terus disuport menuju rumah sakit berkualitas prima,” tandas Ketua PWM Jateng Tafsir MAg pada peresmian tersebut.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Karanganyar Samsuri menjelaskan untuk merampungkan satu lantai lagi memerlukan biaya Rp 4 miliar, dilakukan sambil berjalan.

“Dengan gedung baru berstandar tata ruang internasional pencegahan covid maka diharapkan mampu menjadi unggulan,” ungkapnya. Beni Indra