JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Kapolsek Plupuh Sragen Kompol Marsidi Ternyata Meninggal Karena Positif Terpapar Covid-19. Sempat Alami Batuk Disusul Sesak Nafas Hebat

Ucapan belasungkawa Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfhi atas meninggalnya Kapolsek Plupuh, Kompol Marsidi. Foto/Polda Jateng

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Misteri meninggalnya Kapolsek Plupuh, Kompol Marsidi, Jumat (22/1/2021) akhirnya terkuak.

Perwira itu ternyata meninggal akibat terpapar Corona virus atau Covid-19. Data terbaru yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Kompol Marsidi meninggal dengan hasil swab menunjukkan tanda positif terkonfirmasi Covid-19.

“Benar. Almarhum Pak Kapolsek Kompol Marsidi positif covid-19,” papar Camat Plupuh, Sumarno, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (22/1/2021).

Camat menguraikan almarhum sempat dirawat di RS Kasih Ibu Solo. Sebelum kemudian kondisinya memburuk dan oleh keluarganya dirujuk ke RS di Rembang.

Namun almarhum tetap tak bisa terselamatkan dan mengembuskan nafas terakhirnya pukul 01.05 WIB. Camat Sumarno menguraikan dirinya kali terakhir bersua Kapolsek tanggal 10 Januari 2021 atau 10 hari sebelum meninggal.

Baca Juga :  Melonjak Lagi, 25 Warga Sragen Positif Terpapar Hari Ini. Jumlah Kasus Covid-19 Melonjak Jadi 5.128, 4.755 Sembuh dan 310 Orang Meninggal

Ia juga memastikan sebelum sakit dan meninggal, almarhum juga tidak mengikuti kegiatan Muspika di Plupuh.

“Saya terakhir kali bertemu beliau tanggal 10 Januari. Beliau juga hadir di kegiatan-kegiatan Muspika beberapa waktu sebelum sakit,” terangnya.

Sementara, berdasarkan riwayatnya, almarhum awalnya mengeluh tidak enak badan, panas dan batuk pada Kamis (14/1/2021).

Kemudian dilakukan Swab TCM di Polres dan DKK Sragen. Hasilnya secara mengejutkan, Kapolsek dinyatakan positif Covid-19.

Lantas dikordinasikan untuk dirujuk ke RS Kasih Ibu oleh Gugus Tugas Kecamatan Plupuh. Selang dua hari kemudian, kondisi almarhum drop dan mengalami sesak nafas hebat.

Baca Juga :  Kesal Gara-Gara Utang Rp 50.000, Sabetan Pisau pun Akhirnya Berbicara. Buruh Dekor asal Sragen Kota Ngamuk Babat si Pengutang dan 3 Temannya Sampai Berlumuran Darah

Sehari berikutnya, Minggu (17/1/2021) oleh keluarga perawatan dialihkan ke RSU Kabupaten Rembang dan kemudian memburuk lagi hingga mengembuskan nafas terakhirnya dinihari tadi.

“Meninggalnya jam 01.00 WIB dinihari tadi. Di rumah sakit di Rembang. Kebetulan adiknya ada di sana (Rembang), beliau sakit dan dirawat di rumah sakit sana,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, Iptu Suwarso kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (22/1/2021).

Kasubag Humas menguraikan belum mengetahui secara detail sakit yang mendera almarhum. Yang jelas, ia menyebut almarhum sebelumnya memang sudah sakit.

Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan di Gemolong, Sragen hari ini pukul 10.00 WIB. Wardoyo