JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Kasus Positif Covid-19 di DIY Melonjak, Kota Yogya 5 Teratas Pengguna Ranjang Rumah Sakit

Ilustrasi penanganan pasien di ruang isolasi corona virus. Foto/Wardoyo

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memasuki tahun baru 2021, kasus baru Covid-19 di Provinsi DIY makin bertambah.

Bahkan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan rekor baru jumlah penularan pada Kamis 7 Januari 2021 sehingga jumlah keseluruhan kasus mendekati 14 ribu kasus.

“Hari ini terdapat tambahan 355 kasus sehingga total kasus di DIY menjadi 13.967,” ujar Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 DI Yogyakarta Berty Murtiningsih, Kamis (7/1/2021).

Dari jumlah itu, total kasus sembuh DIY ada 9.373 kasus dan jumlah yang meninggal dunia totalnya ada 301 kasus.

Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta Kadaramanta Baskara Aji mengatakan dengan laju kasus yang lumayan cepat, DIY kini sudah masuk dalam lima provinsi tertinggi di Indonesia dalam penggunaan kapasitas tempat tidur (bed) untuk penanganan Covid-19. “Penggunaan bed di rumah sakit DIY saat ini sudah melebihi 80 persen,” ujar Aji.

Baca Juga :  Khawatir Ekonomi Terpuruk, PKL Malioboro Minta PSTKM Tak Diperpanjang

Menurutnya, jika tidak ada pembatasan kegiatan masyarakat yang berlaku 11-25 Januari mendatang, dikhawatirkan seluruh kapasitas rumah sakit di Yogyakarta bisa penuh.

Data terakhir pada 7 Januari 2021 ini, jumlah tempat tidur kritikal di rumah sakit penanganan Covid-19 seluruh DIY hanya tersisa 19 unit dari total ketersediaan 76 unit. Sedangkan jumlah tempat tidur nonkritikal tersisa 46 unit dari total ketersediaan 641 unit.

Baca Juga :  Akun Facebook Pakai Nama Sri Mulyani, Pemkab Klaten Bilang Palsu

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 di Sleman kini sudah melebihi 70 persen. Itu pun untuk tempat tidur kritikal sudah penuh, hanya tersisa nonkritikal atau untuk isolasi.

“Untuk tempat tidur kritikal kini tinggal yang disediakan RSUP Dr Sardjito. Sedangkan yang nonkritikal tinggal yang di RS Intermediate antara 12 sampai 15 bed,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, untuk ketersediaan ruang ICU dan isolasi bagi penderita Covid-19 di Gunungkidul saat ini masih bisa diatasi.

“Sementara masih bisa diatasi,” katanya.

www.tempo.co