JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Meski Tidak Ada Pengerahan Massa Namun Sidang Ketiga Tokoh PSHT Karanganyar Dijaga Ketat

Suasana sidang ketiga kasus Agus Bereng di Pendagilan Negeri Karanganyar berlangsung kondusif dan tidak ada pengerahan massa / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berbeda dari sidang-sidang sebelumnya, sidang ketiga kasus dugaan pengeroyokan dengan terdakwa tokoh PSHT Karanganyar, Agus Pramono Jati (45) alias Agus Bereng, Kamis (11/2/2021) dijaga dengan ketat.

Penjagaan dilakukan oleh aparat gabungan personel TNI dan Polri. Penjagaan yang ketat oleh aparat tersebut dilakukan untuk menghindari terjadi konsentrasi massa.

Sejumlah  tempat di sekitar Pengadilan Negeri PN Karanganyar dijaga ketat, yang dilengkapi juga dengan mobil water Canon.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS di sekitar PN Karanganyar, terlihat tiga titik jalan ditutup serta mobil water Canon dan puluhan personel Polri/TNI disiagakan.

Baca Juga :  Aliansi Umat Islam Karanganyar Galang Dana Untuk Palestina dan Serukan Pernyataan Sikap

Bahkan kantor Kejaksaan Negeri Kejari Karanganyar juga dijaga aparat.

Sementara itu, arus lalu lintas Jalan Lawu relatif lancar, meskipun terlihat puluhan Korlap PSHT siaga di depan PN guna menjaga jika terjadi pengumpulan massa.

Sesepuh dan Ketua PSHT Cabang Karanganyar, Suhanto pun datang ke sidang melihat jalannya sidang.

“Kami sudah berkordinasi dengan aparat keamanan bahwa sidang ketiga ini tidak ada pengerahan massa seperti biasanya karena untuk menjaga kondusivitas dan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Karanganyar Dapat Tambahan 33.000 Dosis Vaksin Covid-19, Bupati Minta Guru dan Lansia Didahulukan. Total Baru 83.316 Warga yang Sudah Disuntik Vaksin

Suhanto berharap sidang selanjutnya juga tidak ada konsentrasi massa tetapi berikan dukungan moral tetap dilakukan dengan doa dan upaya lainnya.

“Kita PSHT tetap suport Agus Bereng namun tidak perlu pengerahan massa,” tukasnya.

Sementara sidang berlangsung secara virtual yakni Majelis Hakim dan Terdakwa serta sebagian pengacara sidang di ruang Kartika PN Karanganyar.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum JPU dan 3 saksi serta  sebagian kuasa hukum sidang dari Kantor Kejari. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari tiga orang  saksi secara virtual. Beni Indra