JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Seluruh Siswa SD Marsudirini Surakarta Ikuti Parenting Virtual Soal Seksualitas

Dok SD Marsudirini Surakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dalam rangka Valentine’s Day,  SD Marsudirini Surakarta  mengadakan kegiatan Parenting Virtual dengan mengusung tema Sex Education Keeps Our Kids Safe, Sabtu (20/2/2021).

Astit Renggani, S.Pd selaku Seksi kegiatan kepada Joglosemarnews menjelaskan, acara tersebut digelar sebagai salah satu wujud kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya.

“Tujuannya agar para orang tua memahami cara memberikan pendidikam sex yang tepat sesuai dengan usia anak,” ujar Astit, Kamis (18/2/2021).

Sehingga, lanjut Astit, anak-anak mempunyai pemahamam dan sikap yang tepat dalam menjalani kehidupan di masa depan. Mampu mengisi dengan kegiatan yang sehat, sehingga mereka kelak dapat meraih cita-cita dengan bekal karakter unggul.

Parenting, menurut Astit akan dilakukan via zoom meeting dengan narasumber seorang praktisi kesehatan yang sangat peduli pendidikan anak,  dr. Enny Listiawati, MPH.

Kegiatan diperuntukkan bagi semua siswa SD Marsudirini Surakarta, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Acara dibagi menjadi tiga sesi.

Sesi pertama, diperuntukkan bagi siswa kelas 1 dan 2 bersama orang tua sebagai pendamping. Sesi kedua, untuk siswa kelas 3, 4, 5, 6 putra bersama orang tua.

Baca Juga :  Pandemi Tak Kunjung Hilang, Mahasiswa KKN Undip Gencar Bagi-Bagi Masker dan Handsanitizer

“Sementara sesi 3 diperuntukkan bagi siswa kelas 3, 4, 5, 6 putri bersama orang tua mereka,” lanjut Astit.

Astit mengatakan, untuk siswa kelas 3, 4, 5, 6 memang sengaja dibedakan antara siswa putra dan putri. Pasalnya, materi yang akan diberikan berbeda, sesuai dengan gender dan perkembangan usianya.

Sedangkan untuk kelas 1 dan 2 materinya masih bersifat umum dan dasar, sesuai dengan perkembangan usia mereka.

Kepala SD Marsudirini Surakarta, Fransisca Srilani, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan Sex Education ini merupakan agenda rutin tahunan, untuk memberikan pemahaman yang benar tentang pendidikan sexualitas dalam arti yang luas sesuai perkembangan usia anak sekolah dasar.

Sisca berharap, melalui pendidikan dan pemahaman yang benar,  anak-anak mampu memfilter dirinya sendiri dari hal-hal yang negatif.

“Tapi karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 dengan sangat terpaksa kegiatan ini harus dilaksanakan secara tatap maya atau virtual,” jelas Sisca, sapaan akrabnya kepada Joglosemarnews.

Namun Sisca yakin, hal itu tidak akan mengurangi essensi dari tujuan parenting virtual itu sendiri.

Baca Juga :  Rencanakan Pendidikan Tahun 2045, JSIT Indonesia Agendakan Munas ke-5

Justru, lanjut Sisca, dapat diambil sisi positifnya, di mana anak-anak bisa belajar bersama didampingi orangtua mereka masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Sisca menyampaikan terima kasih kepada dr. Enny Listiawati,  MPH. yang selalu setia menjadi pendamping anak-anak.

Juga kepada orang tua peserta didik atas kerja samanya dalam membantu para guru mendampingi anak-anak belajar.

“Selamat mengikuti kegiatan Parenting Virtual bersama anak-anak di rumah saja dulu.  Tuhan memberkati,” pungkas Sisca.

Sementara itu, Penanggungjawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Surakarta sekaligus Koordinator SD, Sr. M . Claudia, OSF, S.Pd. mengatakan, zaman digital menjadi tantangan orang tua, bagaimana bisa memberikan informasi yang luas tentang sex kepada anak-anak usia Sekolah Dasar.

“Ini karena informasi di dunia digital sangat terbuka untuk segala hal,” tegas Sr Claudia.

Karena itu, melalui parenting  tersebut, Sr Claudia berharap orang tua dapat menjelaskan kepada putra-putrinya hal paling dasar tentang seksualitas, agar anak dapat saling menjaga dan menghargai satu sama lain dan dapat menjalin hubungan yang sehat. Suhamdani